Sabtu, 21 Maret 2009

Perkembangan Teknologi 3G dan 3,5G Dan Dampaknya

Tugas Perkembangan Teknologi Komunikasi

Nama : KHARISMA AYU FEBRIANA

NIM : 153 070 115

Kelas :E

Apa yang di maksud dengan teknologi 3G?

3G adalah hasil dari spesifikasi yang diinginkan oleh IMT-2000 (International Mobile Telecommunication – 2000) ITU (International Telecommunication Union). 3G diharapkan merupakan satu teknologi standar yang digunakan oleh seluruh dunia, akan tetapi pada kenyataannya 3G terbagi menjadi 3 kubu. Teknologi 3G yang ada saat ini adalah:1. UMTS (W-CDMA). UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) dikembangkan oleh Eropa dan Jepang.2. CDMA2000. Digunakan dan dikembangkan oleh Amerika.3. TD-SCDMA. Sedang dalam pengembangan oleh RRC.
3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses* Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).* Sebesar 384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).* Sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.* Sistem 3G dibutuhkan untuk memberikan layanan bit rate tinggi yang memungkinkan gambar dan video dengan kualitas tinggi dikirim dan diterima melalui wireless network.* 3G juga diharapkan untuk memberikan akses ke internet dengan bit rate yang tinggi pula.
Karakteristik 3G yaitu :1. Layanan suara dan data dengan bit rate tinggi, termasuk layanan multimedia.2. Packet-switch.3. Campuran dari berbagai layanan4. Enhanced Multiple Access Techniques.5. Pola modulasi dengan efisiensi yang tinggi.6. Bisa berdampingan dengan 2G.


Apa yang di maksud dengan teknologi 3,5 G ?

3,5G adalah HSDPA fase pertama berkapasitas 4,1 Mbps. Kemudian menyusul fase 2 berkapasitas 11 Mbps dan kapsitas maksimal downlink peak data rate hingga mencapai 14 Mbit/s. Teknologi ini dikembangkan dari WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang memungkinkan untuk penggunaan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).Untuk meningkatkan kecepatan akses data yang tinggi dan full mobile maka standar IMT-2000 di tingkatkan lagi menjadi 10Mbps,30Mbps dan 100Mbps yang semula hanya 2Mbps pada layanan 3G.. Kecepatan akses tersebut didapat dengan mengguanakan teknologi OFDM(Orthogonal Frequency Division Multiplexing) dan Multi Carrier.Di Jepang layanan generasi keempat ini sudah di implementasikan.Kelebihan HSDPA adalah mengurangi tertundanya pengunduhan data (delay) dan memberikan umpan balik yang lebih cepat saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif seperti mobile office atau akses Internet kecepatan tinggi untuk penggunaan fasilitas permainan atau mengunduh audio dan video. Kelebihan lain HSDPA, meningkatkan kapasitas sistim tanpa memerlukan spektrum frekuensi tambahan. Hal ini menyebabkan berkurangnya biaya layanan mobile data secara signifikanManfaat teknologi 3.5G memungkinkan penggunanya untuk mengunduh beragam sajian multimedia, seperti streaming video, streaming musik, mobile TV, permainan daring (online game) , cuplikan film, animasi, video klip, permainan, video klip olahraga, berita keuangan, memainkan kumpulan lagu secara penuh, dan unduh karaoke dengan kecepatan tinggi. Seluruhnya dapat dilakukan sambil tetap melakukan telepon video dengan tanpa mengganggu proses transfer data. Kegunaan lain teknologi 3,5G yang paling sering dimanfaatkan saat ini adalah menjadi internet broadband HSDPA. Dengan teknologi ini, kita dapat mengakses data/internet dengan lebih cepat. 3.5G dapat juga digunakan untuk sambungan langsung ke jaringan internet internasional ataupun lokal, fitur email opsional yang dilengkapi dengan antivirus dan antispam. Dengan menggunakan single id, anda dapat memilih tipe akses internet yang disediakan oleh IM2 seperti CDMA, Hotspot, Dial Up dan lainnya.
Berbekal bandwith hingga 3,6 megabit per detik (mbps), kehadiran HSDPA dari jalur teknologi 3,5G ini meninggalkan pendahulunya yaitu GPRS hingga 3G. GPRS hanya sanggup membawa data hingga 50 kilobit per detik (kbps). Penerusnya EDGE yang juga dikenal dengan 2,75G hanya mampu sampai di 150 kilobit per detik (kbps). Sedangkan WCDMA alias 3G baru bisa mengusung data secepat 384 kilo bit per detik (kbps). Teknologi 3.5G mobile internet access menawarkan berbagai keuntungan untuk kalangan bisnis maupun perorangan. Keunggulan utama yaitu dengan kecepatan super tinggi hingga 3.6 Mbps menggunakan tehnologi High Speed Downlink Package Access (HSDPA) memperlihatkan bahwa teknologi 3.5G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya.
Keunggulan Teknologi 3.5GDengan berbekal bandwith hingga 3,6 Mbps, kehadiran HSDPA dari jalur teknologi 3.5G ini meninggalkan pendahulunya yaitu GPRS hingga 3G. GPRS hanya sanggup membawa data hingga 50 Kbps. Penerusnya EDGE yang juga dikenal dengan 2.75G hanya mampu sampai di 150 Kbps. Sedangkan WCDMA alias 3G baru bisa mengusung data secepat 384 Kbps. Teknologi 3.5G mobile internet access menawarkan berbagai keuntungan untuk kalangan bisnis maupun perorangan. Keunggulan utama yaitu dengan kecepatan super tinggi hingga 3,6 Mbps menggunakan teknologi High Speed Downlink Package Access (HSDPA) memperlihatkan bahwa teknologi 3.5G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya.3.5G sebagai Internet Broadband pada Operator Selular di IndonesiaOperator-operator selular di Indonesia yang sekarang telah menggunakan teknologi ini adalah Telkomsel, Indosat, dan XL. Kebanyakan dari operator tersebut menggunakan teknologi ini lebih difokuskan kepada penyediaan internet broadband 3.5G atau internet broadband yang berkecepatan tinggi. Jangkauan layanan 3.5G dari beberapa operator selular di Indonesia :XL : Jabodetabek, Surabaya, BaliIndosat : Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Medan, Batam, Makassar dan BalikpapanTelkomsel : JakartaPara operator menyediakan paket internet broadband cepat yang mengacu pada besarnya kuota kemampuan download yang akan digunakan oleh pelanggan. Paket-paket yang akan diberikan oleh ketiga operator ini rata-rata sama yaitu paket 500MB, paket 1GB, paket 2GB dan yang lainnya. Yang membedakan antara operator satu dengan yang lain biasanya hanya di harga.Dengan teknologi 3.5G ini para pelanggan dapat menikmati komunikasi suara yang lebih baik, layanan video call maupun akses data atau internet dengan lebih cepat. Pelanggan 3.5G dapat menggunakan banyak layanan, mirip dengan yang ditawarkan teknologi 3G. Mulai dari video call, high speed data access yaitu layanan akses data dan internet dengan kecepatan tinggi, mobile TV yaitu layanan akses siaran televisi melului ponsel sebagaimana menyaksikan acara televisi biasa, dan video on demand yaitu layanan yang memungkinkan pelanggan untruk menikmati video clip dari ponsel 3G melalui layanan video streaming.

Apa dampak dari Teknologi 3G ?

Dampak dari teknologi 3G ada yang positif maupun ada yang negatif bagi pengguna G3 itu sendiri:
Penggunaan ponsel bukan lagi sebagai alat berkomunikasi semata, melainkan juga mendorong terbentuknya interaksi sosial yang sama sekali berbeda dengan interaksi tatap muka. Namun terkadang ini tidak di sadari kebanyakan orang.Padahal hal tersebut sangat mempengaruhi psikologis seseoran.Sehingga akan timbul rasa keegoisan pada diri seseorang, kurang nya sosialisasi dengan lingkungan sekitar,dan hilangnya rasa gotong-royong di dalam kehidupan masyarakat.Bayangkan saja,jika orang yang tidak suka tampil di tempat umum bisa melakukan interaksi dan komunikasi sosial dengan yang lainnya, sambil mempertahankan ruang pribadinya sendiri. Artinya, seseorang bisa berada di ruang publik meskipun secara fisik dia tidak berada di sana.Hal tersebut sangat mempengaruhi rasa spikologis seseorang, tidak akan tercipta interaksi yang efektif dan rasa kemanusiaan terhadap seseorang akan hilang, walaupun di jaman teknologi seperi ini hal tersebut terlihat praktis dan evisien Beberapa penelitian memperlihatkan, penggunaan ponsel memberi kontribusi yang cukup besar bagi seorang anak untuk dapat mengembangkan kompetensi sosialnya. Misalnya, kecepatan bereaksi dan beradaptasi dalam menghadapi situasi yang tidak diprediksikan sebelumnya. Dia juga bisa mengembangkan kemampuan berbicara dan membahas topik-topik di luar perkiraannya.Melalui ponsel si anak belajar dengan cepat untuk menilai sifat dan karakteristik lawan bicaranya meski tak pernah bertemu. Dengan sendirinya ia juga belajar dengan cepat berperilaku dengan kelompok bicara yang baru dikenalnya.
Ini semua terjadi karena ponsel si anak selalu dalam keadaan hidup dan sering kali menerima telepon di luar waktu yang diharapkan. Juga dengan topik yang tak terpikirkan sebelumnya.
Proses demokratisasi di keluarga dan masyarakat atas penggunaan ponsel memiliki dampak negatif.Di lingkungan keluarga terjadi penurunan komunikasi tatap muka, di mana sesama anggota keluarga harus berkompetisi dengan orang lain dalam berkomunikasi. Ini mengakibatkan hilangnya kontrol keluarga terhadap perilaku anggotanya.


Bagi Pengguna Ponsel
1. Jarak semakin tidak terasa
Dengan fitur video call yang ada pada teknologi 3G, maka kita dapat bertatap muka dengan yang lainnya tanpa jarak batas. Hal itu dapat mengakibatkan pengguna bisa bertatap muka ketika berkomunikasi dengan yang lain.

2. Informasi lebih mudah diakses
Dengan fitur mobile tv (video streaming) yang ada pada teknologi 3G, maka kita dapat secara cepat untuk mengakses informasi dimanapun, kapanpun, dengan siapa saja. Dengan contoh ketika berada di kemacetan, kita dapat menyaksikan secara langsung seperti menonton tv melalui handphone untuk menghilangkan kepenatan di waktu yang melelahkan.

3.Dapat mengakibatkan kesenjangan social
Telepon seluler yang dapat mendukung teknologi 3G saat ini cenderung masih berharga tinggi. Hal ini mengakibatkan masyarakat golongan bawah akan sulit untuk menikmati teknologi 3G. Belum lagi untuk berlangganan teknologi ini diperlukan biaya yang tidak sedikit. Kesenjangan sosial ini bangsa ini yang sangat tinggi mengakibatkan teknologi 3G dapat menjadi salah satu factor penyebab timbulnya kecemburuan sosial. Kecemburuan sosial ini bisa saja juga berdampak pada meningkatnya tingkat kriminalitas. Teknologi 3G yang dapat mendorong seseorang untuk dapat menikmatinya bisa saja menjadi dasar motif bagi orang-orang yang secara ekonomi tidak dapat memilikinya untuk melakukan tendakan kriminal seperti mencuri misalnya.

4. Berkurangnya penggunaan alat transportasi
Teknologi 3G yang memungkinkan orang untuk saling bertatap muka dalam melakukan telekomunikasi jarak jauh sedikit banyak akan mempengaruhi keinginan seseorang untuk berpergian menggunakan alat transportasi dari satu daerah ke daerah lain. Dari segi orang yang menggunakan 3G mungkin hal ini berarti suatu penghematan. Namun bila kita melihat kepada industri transportasi, pemasukan yang didapat sedikit banyak juga akan berkurang. Tentunya hal ini akan mempengaruhi nasib orang-orang yang bekerja pada industri transportasi tersebut.




5. Malas melakukan aktivitas sehari-hari
Dengan adanya teknologi 3G, pengguna HP ini akan malas untuk melakukan aktivitasnya, karena 3G sudah menyediakan berbagai fitur yang memudahkan untuk mengaksesnya. Hal ini menyebabkan orang aktivitas fisik seseorang akan berkurang karena rasa malas. Misalnya saja orang biasanya harus keluar kamar untuk menonton tv di ruang keluarga kini ia hanya perlu menontonnya di layar hp sambil tiduran di kamarnya.
Kendala lain dari kemunculan teknologi 3G adalah diperlukannya sosialisasi pada layanan teknologi tersebut. Hal itu tentunya dipengaruhi dari kecenderungan harga ponsel 3G yang mau tidak mau harus lebih terjangkau, serta layanan yang diberikan. Kehadiran teknologi telepon selular generasi ketiga (3G) memberi peluang untuk mewujudkan impian-impian masa lalu terkait cara berkomunikasi. Kita sebelumnya mungkin belum pernah membayangkan dapat berkomunikasi dengan seseorang yang terpisah jarak namun bisa merasakan seakan-akan dia hadir dekat dengan kita. Hal itu bisa terasa karena selain bisa mendengar suaranya juga bisa melihat wajah lawan bicara di layar ponsel. Dalam bidang pendidikan, selain internet, kehadiran 3G tentunya diharapkan dapat memberi alternatif solusi permasalahan akses ke sumber informasi ini. Contohnya, para pengguna ataupun pelanggan layanan ini ke depan akan memungkinkan untuk memilih berbagai e-book yang ditawarkan oleh berbagai content provider di manapun ia berada, selama lokasinya dalam jangkauan jaringan operator. Bagi para penerbit pun, teknologi ini akan mengurangi cost, karena mereka tidak usah mengeluarkan ongkos cetak dan biaya distribusi, karena buku mereka dikemas secara digital dan didistribusikan lewat content provider. Bisa juga dimanfaatkan untuk pendistribusian file audio maupun video bermuatan edukasi. Dalam bidang bisnis dan usaha, bagi para pebisnis dari kalangan sosial ekonomi status tinggi, kehadiran 3G tentu akan semakin memudahkan mereka dalam mengambil keputusan. Pergerakan indeks saham maupun kurs dan didukung informasi dari pers yang bisa dipantau oleh mereka dari manapun. Begitu juga dalam membaca peluang bisnis atau memutuskan sebuah penawaran kerjasama. Para pengusaha tak perlu beranjak dari kursi mereka untuk melihat sebuah penawaran barang/ jasa dari sebuah perusahaan. Mereka cukup melihat barang yang ditawarkan lewat video call, atau minta dikirim detail via email. Untuk kepentingan koordinasi pimpinan antar cabang, kalangan eksekutif perusahaan juga dapat memanfaatkan video conference, sehingga masing-masing individu dapat lebih mengefisiensikan waktunya.

0 komentar:

Posting Komentar

Kasi komentar iaaa......:)

 

Blogroll

Site Info

Text

The Journal Magz Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template