Kamis, 17 Juni 2010

TIP'S - TIP'S PINTAR MEMILIH BATIK


TIP'S - TIP'S PINTAR MEMILIH BATIK
OLEH : KHARISMA AYU
( Wartawan Magang )



Batik merupakan warisan budaya yang perlu untuk di lestarikan, bahkan dunia pun telah mengakui batik sebagai budaya milik Indonesia. Pada tanggal 2 Oktober 2009,oleh UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB). Namun sayangnya tak semua orang mengetahui jenis batik.

Saat kita jalan-jalan di pasar batik atau toko batik ,banyak diantara kita yang“ tidak tahu”, bahkan bingung dan mengalami kesulitan ketika akan membeli batik. Harga yang mahal tidak dapat dijadikan jaminan bahwa batik itu baik kualitasnya dan tergolong sebagai batik tulis. Bahkan kita kesulitan membedakan mana yang namanya batik tukis, batik cap, dan tekstil motif batik. Bisa jadi kita terkecoh waktu melihat motif batik yang “halus” , lalu kita kira itu adalah batik yang bagus, ternyata bukan !

Di Toko atau pasar batik memang dijual bermacam-macam kain batik. Harganya pun sangat bervariasi, dari yang cukup murah sampai yang sangat mahal. Untuk mengetahui dengan jelas, apakah sehelai kain batik itu termasuk jenis batik tulis atau yang lain, diperlukan kejelian dan ketelitian ekstra. Ada beberapa ciri dari tiap jenis batik. Berikut tips- tips untuk membedakan antara batik tulis, batik cap, dan batik tekstil =

Batik Tulis, coraknya terlihat halus dengan warna yang tidak begitu mencolok, dan berkarakter. Biasanya pembuatan batik tulis setiap gambar dan setiap motifnya tidak sama persis (asimetris). Ada bagian yang terlalu kecil dan ada bagian yang terlalu besar. “Cecek-cecek” dan “isinen” dalam tiap gambar juga tidak sama besar-kecilnya. Biasanya batik tulis memiliki aroma yang khas, karena kain batik ini “disoga” atau diwarnai dengan kulit-kulit kayu, seperti kayu tingi (untuk warna hitam, kayu teger (untuk warna kuning), kayu jambal(untuk warna coklat), daun Tom dan akarnya (untuk warna biru).

Batik Cap, apabila kita amati dengan teliti, ada motif yang bertubrukan, karakternya terlihat agak kaku. Batik Cap, antara ornamen yang satu dengan ornamen lainnya pasti sama, namun bentuk isen-isen tidak rapi, agak renggang dan agak kaku. Apabila isen-isen agak rapat maka akan terjadi mbeleber (goresan yang satu dan yang lainnya menyatu, sehingga kelihatan kasar). Bila kita lihat dari warnanya, kedua belah sisi kain adalah sama .Warna batik lebih mengkilap dan mencolok. Harga jual batik cap relatif lebih murah dibandingkan dengan batik tulis, dikarenakan biasanya jumlahnya banyak dan miliki kesamaan satu dan lainnya tidak unik, tidak istimewa dan kurang eksklusif.

Dan yang terakhir adalah Tekstil motif batik. Batik tekstil ini ornamen bisa sama, bisa tidak, karena tergantung desain batik yang akan ditiru, karena batik printing atau batik tekstil ini biasanya meniru batik yang sudah ada, namun yang perlu diketahui tentang warna. Warna batik printing kebanyakan tidak tembus karena proses pewarnaannya satu muka saja.
Selamat berbelanja dan jadilah pembeli batik yang cerdas !
Continue Reading...

Selasa, 27 April 2010

SUARA ANAK JALANAN


SUARA ANAK JALANAN

Terlihat tubuh mungil, dengan paras kusam, namun seolah tak ada beban yang terlintas dari sorot bola matanya, Dengan langkah kecil ia meminta-minta di sepanjang angkringan tugu Stasiun, Jemari kecilnya tak luput dari tanggan terbuka, dan tangan satunya lagi menggandengsodaranya yang umurnya terpauk tak cukup jauh.

Inul, seorang anak kecil yang masih duduk di bangku kelas 4 SD, dan juga Adul yang usianya masih 3 tahun, mereka berdua sudah 2tahun meminta-minta di sepanjang jalan angkringan tugu ini, Dengan polosnya ia melontarkan jawabab saat kami wawancarai.

Biasa Inul mulai menjalankan aksinya sebagai pengemis mulain jam 7malam hingga jam setengan 10 malam, Dari rumahnya yang terletak di belakang maliobooro ia dan adiknya berjalan kaki menuju tempat pangkalan, sebelum menjalankan aksinya Inul dann adiknya, Adul sering makan dahulu di angkringan pak Jos, dengan menu favoritnya cakar ayam bumbu kecap, yang ia beli hanya seharga 4ribu rupiah.

Meminta-minta di malam hari tak memadamkan niat inul untuk tetap bersekolah dan belajar, Inul seolah dapat membagi waktu dalam 24 jam nya,” pagi saya sekolah, lalu pulang sekolah saya mengerjakan PR dan belajar, lalu malamnya saya mengemis di sini “, teranggnya dengan logat anak kecilnya.

Inul mengaku tiap harinya ia mendapat 50ribu hingga 100ribu dari hasil meminta-mintanya, dan uang itu di berikan kepada ibunya yang hanya di rumah sebagai ibu rumah tangga, dan ia mengaku bahwa uang itu sebagian untuk biaya sekolah.

“Pernah saya bertemu dengan teman-teman saya pada saat meminta-minta seperti ini, dan sampai sekolah saya mendapatkan olok-olokan dari teman di sekolah, namun saya cuwek saja, karena kan saya dapet uang dari sini, ya saya senang aja menjalani ini semua”, tuturnya dengan senyum manis dibibirnya.

Hingga usia 4tahun, Inul tak tahu siapa ayah kandungnya, karena setiap ia bertanya kepada ibunya, Ibunya hanya menjawab bahwa ayahnya sudah meningggal, dan ia mempercayai dengan kepolosannya. Tak ada rasa takut setiap Inul bertemu dengan orang baru, bahkan adiknya pun Adul yang usianya masih 3 tahun terlihat sangat angresif dengan polah yang tak semestinya anak seusianya.

Keberadaan Inul dan Adul di sepanjang jalan untuk meminta-minta merupakan sebuah bukti nyata bahwa di sudut kota Jogja, terdapat eksploitasi orang tua kepada anaknya, dan ketika kami mencoba menyelusuri keberadaan rumah Inul yang terletak di sudut gang, dan bertemu dengan Ibu Inul,

Terlihat segar dan berisi dengan kulit sawo matang, Astri (39),Ibu Inul. Tak ada pengakuan yang terlontar dari Astri ketika kami menanyakan tentang ekploitasi anak, karena Astri melakukan ini semua untuk kehidupan anaknya juga agar mereka dapat bersekolah, karena bila Astri sendiri yang meminta-minta, maka hasilnya tidak begitu besar, “Orang akan lebih memberi uang kepada anak kecil yang meminta-minta, ketimbang kepada pengemis yang telah dewasa”, tuturnya dengan tegas.

Wanita asli wonosobo ini mengaku bahwa uang yang disetor anaknya, akan di gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan ia menjelaskan bahwa tidak hanya dirinya saja yang menyuruh anaknnya untuk mengemis, namun ada 4 orang tua di kampungnya yang menyuruh anak nya untuk meminta-minta. Sehingga Astri melakukan ini semua dengan senang saja, tuturnya dengan ketawa.

Astri merantau ke Jogjakarta sejak ia usia 6 tahun, pada saat itu ayah dan ibunya bercerai, lalu ia di bawa ibunya ke Jogjakarta untuk menjadi pengemis, namun saat ia beranjak dewasa, rasanya sulit untuk mendapat belas kasihan dari orang-orang, lalu ia menjadi buruh serabutan, dan saat ini ia telah mendapat dua anak, sehingga tidak aneh baginya jika anaknya sekarang di ajarkan untuk menjadi pengemis.

“Mengemis, saya jalani dengan senang”, tuturnya dengan nada pasrah, ia mmenjelaskan bahwa mencari pekerjaan saat ini amat sulit, apalagi Astri hanya lulusan SD kelas 5, sehingga tak mudah baginya untuk di terima pekerjaan dengan gaji yang mencukupi. Ia berharap agar pemerintah lebih memperhatikan nasip rakyat miskin seperti dirinya, karena bagaimana pun juga Astri menaruh harapan yang amat besar kepada kedua belah buah hatinya agar kelak nasip kedua anaknya tidak sesusah dirinya, sehingga Astri bertekat untuk dapat mensekolahkan anaknya hingga tamatan SMA.
Continue Reading...

MENGUBAH LOYANG, MENJADI EMAS


MENGUBAH LOYANG, MENJADI EMAS

Rumah Singgah Diponegoro yang terletak di Jl Utara No: 6b Pugeran Maguwo Depok, sleman Yogyakarta ini telah berdiri sejak tahun 1999, dan hingga saat ini tetap menfokuskan pada pendampingan untuk kebutuhan pendidikan bagi anak, pendampingan psikologi, dan konsep keluarga bagi anak dampingan.
Fauzan Satyanegara, sebagai ketua Yayasan Rumah Singgah dan Belajar Diponegoro (RSBD) menjelaskan bahwa, melakukan pendampingan bagi anak yang melakukan aktifitas ekonomi di jalanana. Dalam perjalanannya RSBD meyakini bahwa kehangatan didalam keluarga dapat mencegah anak untuk hidup dijalan dimana aktifitas ekonomi merupakan salah satu cara untuk mempertahankan hidup dijalanan. Dengan kesadaran tersebut upaya yang dilakukan pertama kali adalah membangun hubungan yang manis dan hangat di rumah, sehingga anak merasakan sebuah aura positive ketika berada dirumah.
Dengan kesadaran bahwa manusia membutuhkan kehangatan yang bersumber dari keluarga dalam upayanya RSBD mencoba untuk membentuk iklim keluarga dirumah, dengan cara membuat "hari keluarga" yang mana hari tersebuat adalah hari dimana seluruh anggota rumah berkumpul untuk melakukan makan siang bersama, bercerita bersama, bersenda gurau bersama, serta saling bertukar pengalaman yang dilalui selama satu minggu terakhir. Dengan harapan, anak yang dengan tingkat mobilisasinya yang tinggi sehingga kecendrungan untuk tinggal setiap hari dirumah agak rendah selalu ingat bahwa ada satu hari dalam satu minggu adalah hari dimana (dengan sadar dan butuh) mereka harus berkumpul dengan keluarga yang ada di rumah. Sehingga RSBD dapat melakukan monitoring terhadap perkembangan anak.
Seiring dengan kebutuhan yang kemudian bermuculan, kebutuhan akan pendidikan pun menjadi sasaran lanjutan. Setelah terbangun hubung yang hangat antara anak dan pendamping (positive rapport) kegiatan belajar pun mulai dirintis yang disesuaikan dengan kebutuhan anak. Mulai dari kebutuhan untuk membaca dan menulis serta berhitung. Yang kemudian proyeksi pengembangannya adalah pembelajaran dengan konsep "manusia pembelajar" dimana materi pendidikan formal pun dapat terintegrasikan kepada anak sehingga anak memiliki kompetensi yang sama dengan anak yang duduk dibangku formal. dimana dengan keterbatasannya anak secara serta merta fungsi sosial dan masyarakatnya pun turut mereduksi namun tetap sama sebagaimana anak pada umumnya. Oleh karena itu kebutuhan akan pendampingan bidang pendidikan pun dinilai sebagai sebuah orientasi dalam pendampingan. Dimana anak dengan jiwa "pembelajar"nya melakukan persiapan dan perjuangan menuju kemandirian dimasa mereka memasuki usia produktif. Dengan kata lain anak diproyeksikan untuk mencapai kemandirian ketika memasuki usia produktif.
Fausan kembali menjelaskan, bahwa Rumah Singgah Diponegoro terseting hanya khusus bagi laki-laki dengan usia 10-20 tahun. Rumang singggah Diponegoro tidak pernah memaksa anak-anak jalanan untuk masuk menjadi bagian rumah singgah, sehingga mereka kebanyakan datang karena di ajak teman, atau mungkin kesadaran pribadi dari diri mereka, bahwa mereka membutuhkan tempat untuk berlindung, sebagaimana sebuah keluarga.
Terkadang masyarakat memandang sebelah mata keberadaan rumah singgah, hingga harus berpindah dari tahun—ketahun, namun hal ini tidak menyurutkan niat Fauzan untuk tetap mempertahankan Rumah Singgah, Fauzan biasa mengatasi masalah tersenut dengan dilakukan pendekatan kepada tiap individu dalam masyarakat untuk di berikan pengarahan, bahwa anak jalanan juga manusia yang butuh tempat tinggal dan mereka ingin di akui sebagai bagian dari masyarakat. “Bila kami diberi kesempatan, sebenarnya kami akan merubah”, Motto Fauzan yang ia lontarkan, dalam arti apabila masyarakat memberi kesempatan kepada keberadaan rumah singgah, maka kami akan mengubah anak-anak jalanan ini menjadi anak bangsa yang dapat mewujudkan mimpi-mimpinya sebagai penerus bangsa.
Disisi lain, memang tidak mudah mengubah karakter anak jalanan, semuanya membutuhkan proses dalam memdidik moral dan akhlak merekka, perlu ada pendekatan secara personal untuk untuk mengetahui bakat dan cita-cita mereka, sehingga di rumah singgah ini ada guru BK, yang mana bertugas dalam memberikan pendidikkan sosial kepada anak jalanan.
Kami menggunakan teori SD, yang mana dalam mendidik anak yang ada di rumah singgah ini kami kelompokan menjadi, 1 tahun pertama adalah pendidikan pribadi, agar anak-anak jalanan memiliki disiplin, dan paling tidak dapat bertanggung jawab terhadap dirinya, lalu 3 tahun kedua adalah pengembangan potensi dalam diri mereka, dan 3tahun ketiga adalah menjadikan anak jalanan sebagai pribadi yang dewasa, sehingga mereka harus dapat memilih jalan hidupnya sendiri, apakah ingin menjadi baik, atau justru tetap menjadi anak jalanan.
Continue Reading...

Senin, 12 April 2010

Anak Jalanan ... Untuk Bertahan Hidup



Anak Jalanan ... Untuk Bertahan Hidup




Anak jalanan adalah sebuah istilah umum yang mengacu pada anak-anak yang mempunyai kegiatan ekonomi di jalanan, namun masih memiliki hubungan dengan keluarganya. Kehadiran anak jalanan tidak bisa dilepaskan dari keberadaan kota-kota besar. Anak jalanan merupakan fenomena kota besar di mana saja. Semakin cepat perkembangan sebuah kota semakin cepat pula peningkatan jumlah anak jalanan.

Menurut hasil laporan pemetaan dan survei yang dilakukan kantor departemen sosial Yogyakarta 1999, terdapat sekitar 1300 anak jalanan yang tersebar disejumlah wilayah kantung. Definsi anak di sini adalah mereka yang berumur dibawah 18 tahun. Jenis pekerjaan yang dilakukan pun bervariasi, seperti pengamen, penyemir sepatu, pemulung, kernet, pencuci kaca mobil, pekerja seks, pengemis, dan sebagainya. Tetapi semuanya adalah pekerjaan informal dengan upah ala kadarnya, bergantung kepada si pemberi/pemakai jasa. Survei menunjukkan bahwa hampir 70% anak jalanan melakukan pekerjaan sebagai pengamen.

Berbagai upaya yang ditujukan bagi perlindungan dan pemajuan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia merupakan hal yang sangat penting sehingga memerlukan perhatian dari seluruh elemen bangsa. Dalam Garis Garis Besar Haluan Negara 1999 -2004 ditetapkan, bahwa salah satu misi dari pembangunan nasional adalah menempatkan HAM dan supremasi hukum sebagai suatu bidang pembangunan yang mendapatkan perhatian khusus. Untuk maksud itu diperlukan perwujudan sistem hukum nasional yang menjamin tegaknya supremasi hukum dan HAM yang berlandaskan keadilan dan kebenaran.


Menurut Pasal 8 UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, perlindungan, pemajuan, penegakan dan pemenuhan Hak Asasi Manusia merupakan tanggung jawab pemerintah disamping juga masyarakat. Pemerintah telah mengeluarkan berbagai peraturan perundang-undangan, seperti konvensi hak anak, tetapi belum didukung dengan komitmen bersama yang kuat untuk menerapkan instrumen-instrumen tersebut. Berdasarkan keadaan tersebut, maka perlu dikembangkan suatu mekanisme pelaksanaan hukum yang efektif untuk melindungi hak-hak warga masyarakat, terutama hak-hak kelompok rentan.

Pengertian Kelompok Rentan tidak dirumuskan secara eksplisit dalam peraturan
perundang-undangan, seperti tercantum dalam Pasal 5 ayat (3) Undang-Undang No.39 Tahun 1999 yang menyatakan bahwa setiap orang yang termasuk kelompok masyarakat yang rentan berhak memperoleh perlakuan dan perlindungan lebih berkenaan dengan kekhususannya. Dalam Penjelasan pasal tersebut disebutkan bahwa yang dimaksud dengan kelompok masyarakat yang rentan, antara lain, adalah orang lanjut usia, anak-anak ,fakir miskin, wanita hamil dan penyandang cacat.
Kenyataan menunjukan bahwa Indonesia memiliki banyak peraturan perundang undangan yang mengatur tentang Kelompok Rentan, dan UU yang menyangkut Hak Anak, tetapi tingkat implementasinya sangat beragam. Sebagian undang-undang sangat lemah pelaksanaannya, sehingga keberadaannya tidak memberi manfaat bagi masyarakat. Disamping itu, terdapat peraturan perundang-undangan yang belum sepenuhnya mengakomodasi berbagai hal yang berhubungan dengan kebutuhan bagi perlindungan kelompok rentan. Keberadaan masyarakat kelompok rentan, termasuk anak jalanan yang merupakan mayoritas di negeri ini memerlukan tindakan aktif untuk melindungi hak-hak dan kepentingan-kepentingan mereka melalui penegakan hukum dan tindakan legislasi lainnya.

Hak asasi orang-orang yang diposisikan sebagai masyarakat kelompok rentan belum terpenuhi secara maksimal, sehingga membawa konsekuensi bagi kehidupan diri dan keluarganya, serta secara tidak langsung juga mempunyai dampak bagi masyarakat. Selama ini kebijakan pemerintah lebih banyak berorientasi kepada pemenuhan dan perlindungan Hak-Hak Sipil Politik dan Hak-Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya, dilain pihak hak-hak yang terdapat didalam komunitas masyarakat rentan ( anak jalanan ) belum mendapatkan prioritas dari kebijakan tersebut. Sedangkan permasalahan yang mendasar di dalam komunitas masyarakat rentan adalah belum terwujudnya penegakan perlindungan hukum yang menyangkut hak-hak anak, kelompok perempuan rentan, penyandang cacat dan kelompok minoritas dalam perspektif HAM.

Penanganan terhadap anak-anak jalanan ini harus bersifat terpadu, tidak hanya melibatkan anak itu sendiri, tapi juga keluarga (kalau masih ada), dan masyarakat (termasuk lembaga pemerintah dan negara). Sangatlah sulit memberdayakan anak-anak itu untuk kembali ke masyarkat karena mereka telah terbiasa hidup dengan norma-norma mereka sendiri, yang kadang kala tidak sesuai atau bahkan bertabrakan dengan norma-norma yang ada dalam masyarakat. Akan lebih sulit lagi apabila mereka sama sekali sudah terlepas dari orang tua atau keluarga.

Mereka perlu diberdayakan untuk bisa melaksanakan fungsinya kembali sebagai
pelindung anak. Pemberdayaan juga perlu dilakukan terhadap masyarakat untuk bersedia membuka mata dan hati menerima anak-anak itu sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri. Banyak masyarakat yang bersikap sewenang-wenang terhadap anak - anak jalanan ini.

Mereka menganggap anak-anak itu sebagai sumber gangguan dan kegaduhan, yang perlu disingkirkan jauh-jauh dari mereka. Semakin banyaknya jumlah anak jalanan juga menunjukkan bukan hanya kegagalan keluarga dan masyarakat tapi juga negara dalam hal ini. Bukankah Indonesia adalah negara peserta yang telah meratifikasi konvensi hak anak PBB2 yang dalam salah satu pasalnya menyebutkan :
“Negara wajib menjamin dan memberikan perlindungan, dan perawatan terhadap kesejahteraan anak?”

“ Bukankah anak-anak tersebut merupakan anak-anak bangsa ini juga?”

“ Anak jalanan merupakan generasi muda penerus bangsa.. dimana tanggung jawab Negara ??”
Continue Reading...

Senin, 16 November 2009

CANTIK DAN MERIAH, KIMOCHI FEST ' 09


CANTIK DAN MERIAH, KIMOCHI FEST ' 09
The Real Urban Japan Festival



Jogja(15/11). Untuk yang ketiga kalinya Bertempat di Gd Agape dan Koinonia UKDW. “Kimochi Fest'09” di adakan. Cantik, kesan pertama ketika memasuki festival tersebut. Antusias dari masyarakat Jogja, terutama para anak muda, menambah kemeriahan acara.

Ari (21) ketua panitian Kimochi Fest'09 mengatakan bahwa, Kimochi Fest'09 merupakan sebuah festifal perbaduan berbagai kebudayaan urban yang berkembang dari, oleh, dan untuk anak muda di Yogyakatya, manifestasi dari golongan penghuni terbaru di dunia, generasi muda. Sebagai motor dan meditor yang telah berpengalaman selama tiga tahun menghadirkan dan terus mengembangkan festival urban yang lebih bermanfaat bagi para pelaku industri krestif dan ribuan pengunjung yang menikmati event ini, luar biasa.

“Menyemarakan Dies Natalis UKDW ke-47, memberikan media positif ekpsresif bagi anak-anak muda di Indonesia, dan juga sebagai salah satu hiburan unik yang bertajuk kebudayaan urban bagi masyarakat umum, merupakan tiga tujuan penting acara ini ”, tutur Ari, yang kini tercatat sebagai mahasiswa semester 7, teknik Informatika UKDW.

Ari (21) menjelaskan progam acara utama ada 4,yang pertama adalah Fashion Competition, yang mana perkembangan fashion tak pernah lekang oleh waktu,oleh karena itu Fashion Action merupakan ajang yang tepat untuk mempertandingkan kreatifitas anak muda dalam tata busana yang berkiblat pada tren fashion jepang masa kini,seperti Shibuya, Gothic, Lolita, Maid, dll. Ajang ini tidak sekedar melombakan, tetapi juga membuka kesempatan bagi peserta yang kreatif dengan aliran fashion manapun.

Cosplay Connection, berasal dari kata costume dan play, segmen ini merupakan program acara yang paling di tunggu-tunggu oleh pengunjung. Cospaly Connection merupakan kompetisi cosplay yang menggunakan konsep SHOW. SHARE. SHINE. Sehingga dalam setiap penampilannya, peserta di tuntut untuk mampu mempertontonkan aksi cosplay, di saksikan oleh pecinta cosplay dan menjadi yang terbaik. Kombinasi ketiga elemen penting ini adalah kunci utama sebuah kompatisi cosplay yang prestidius.

Dance Competition, program ini merupakan sebuah kompetisi solo, duo, atau group. Dengan melombakan dancer dari berbagai disiplin aliran dance mulai dari street, jazz. Dan yang terakhir adalah Band Competition, bukan sekedar band yang bakal menjadi legenda atau icon komunitas jepangan. Proses seleksi dilakukan dengan konsep live audition, sehingga sangat memungkinkan penonton mengetahui benar-benar musisi mana yang terbai sejak awal.Ada delapan band untuk membuktikan yang terbaik.

“ Jangan katakan anak muda kreatif dan inovatif, bila belum datang ke Kimochi Fest !!“. (By : Kharisma )
Continue Reading...

Minggu, 25 Oktober 2009

MAHASISWA JOGJA DEMO, TOLAK DEKLARASI SBY-BUDIONO

MAHASISWA JOGJA DEMO, TOLAK DEKLARASI SBY-BUDIONO

Oleh: Kharisma Ayu ( 153 070 115)





Unjuk rasa SBY-Budiono terjadi di depan benteng Jogjakarta (20/10). Organisasi Serikat Mahasiswa Indonesia (OSMI) berunjuk rasa karena mereka merasa bahwa SBY tidak dapat menyelesaikan tugasnya saat menjabat tahun lalu.Demo ini terjadi pukul sembilan pagi sampai duabelas siang, yang diikuti 30 mahasiswa dari seluruh universitas di Jogjakarta. “Presiden SBY belum dapat membawa rakyat ini sejahtera, namun justru mengeluarkan kebijakan yang memberatkan masyarakat, seperti dibentuknya UU penanaman modal”,tutur Nando (23) Mahasiswa Hukum UMY.Pendapat lain di sampaikan oleh Mahasiswa FISIP WidyaMataram, “Siapapun presidennya tidak masalah, asalkan dapat mensejahterakan rakyat”,Nandi (25). OSMI akan terus mengawal kebijakan dan kinerja SBY-Budiono, sebagai penyeimbang dari sistem politik yang ikut mengontrol dan penekan.



Continue Reading...

Kamis, 22 Oktober 2009

UNTUK KESEKIAN KALI JEC GELAR PAMERAN KOMPUTER


UNTUK KESEKIAN KALI JEC GELAR PAMERAN KOMPUTER

Oleh : Kharisma Ayu ( 153 070 115 )


Yogyakarta (20/10), JEC untuk kesekian kali menggelar pameran komputer yang diadakan mulai tanggal 17-21 Oktober. Pameran ini diikuti 60 AKOPINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia).
Pameran JEC memamerkan produk terbaru dari teknologi Komputer, mulai dari prin sampai laptop terbaru. Pameran yang dibuka dari pukul 09.00-21.00, tiap harinya ada 26000 pengunjung dari berbagai daerah.
“Pameran JEC diadakan tiap lima bulan sekali agar masyarakat Jogja tahu akan produk baru dan tidak gaptek”, tutur Ari (20) panitian pameran komputer JEC.
Continue Reading...

Senin, 19 Oktober 2009

JABATAN BERGENGSI


JABATAN BERGENGSI


Mentri merupakan jabatan bergengsi yang di inginkan banyak orang, karena di dalamnya adalah orang-orang pilihan dalam membantu tugas Kepala Negara. Dari 200juta penduduk Indonesia, hanya 34 orang yang dipilih sebagai mentri.
Apa yang diharapkan untuk menjadi seorang mentri? Semoga saja bukan untuk mencari gaji yang besar, penghormatan, fasilitas rumah dinas di lingkungan elit, mobil seharga 350juta, fasilitas keluar kota menginap di hotel bintang lima. Namun di balik itu semua sebenarnya seorang metri mengemban tugas yang sangat berat untuk dapat mensejahterakan rakyat Indonesia
Semoga saja mentri Kabinet Indonesia Bersatu SBY 2009-2014 dapat melaksanakan tugas sebaik mungkin dan benar-benar mengabdi demi kesejahteraan rakyat Indonesia.
Continue Reading...

Minggu, 18 Oktober 2009

TAWURAN MAHASISWA, FTI VS FISIP

TAWURAN KAMPUS, MAHASISWA FTI VS FISIP

Sungguh di sayangkan, satu instansi terjadi tawuran antar fakulats (14/10). Tawuran ini terjadi siang hari pukul 12.20, yang tiba-tiba terdengar suara kisruh dari arah depan kampus FISIP, setelah di ketahui ternyata mahasiswa FTI merusak BEM fakultas ilmu sosial dan politik, tak lama kemudian terjadi saling lempar batu antar mahasiswa FTI dan FISIP. Satu jam kemudian polisi datang di tempat kejadian dan menghentikan tawuran tersebut, diketahui tak ada korban jiwa. Namun sejumlah kaca jendelan di kantin dan ruang BEM FISIK rusak parah. Tawuran ini di picu karena terjadi salah faham antara mahasiswa FTI dan FISIP. Semoga ini tawuran terakhir yang terjadi di Universitas Pembangunan Nasional, Yogyakarta.


Continue Reading...

Jumat, 16 Oktober 2009

KETUA KPK BARU, TIDAK MENYELESAIKAN MASALAH

KETUA KPK BARU, TIDAK MENYELESAIKAN MASALAH

OLEH: Kharisma A Febriana

Siapa sangka karier pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersandung batu. Tiga dari lima pimpinan KPK jadi tersangka. Di antaranya Chandra Hamzah dan Bibit Rianto yang telah dijadikan tersangka dengan dugaan kasus penyalahgunaan wewenang. Sedangkan Antasari Azhar masih mendekam di penjara akibat tuduhan pembunuhan berencana.
Dengan alasan itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk mencari pimpinan baru KPK. Tim khusus perumus nama-nama pelaksana tugas pimpinan baru KPK pun sudah dibentuk.Pegiat antikorupsi dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Febri Diansyah mengatakan Tujuan pimpinan plt KPK yang dipilih jangan hanya menjadi boneka kekuasaan eksekutif.

Pembentukan Ketua KPK baru oleh Susilo Bambang Yuudhoyono (SBY), yang kini telah resmi melantik tiga pimpinan Komisi Pemberanrantasan Korupsi (KPK) tidak menyelesaikan masalah antara mantan ketua KPK dan POLRI yang sampai saat ini masih bersetetu dalam hal menyalahgunaan wewenang yang di lakukan pimpina KPK.Tumpak direkomendasikan menggantikan Antasari Azhar, Mas Achmad Santosa, Senior Advisor UNDP menggantikan posisi Chandra M Hamzah, dan Direktur Umum dan SDM PT Pertamina (Persero) Waluyo menempati posisi Bibit Samad Riyanto. Setelah melalui pemilihan, Tumpak resmi menjadi Ketua KPK. Kenapa pemerintah memerintahkan Tim Lima untuk memberikan rekomendasi tiga orang yang dianggap layak menggantikan tiga pimpinan KPK yang terjerat kasus hukum.Lalu bagaimana dengan kasus tiga mantan ketua KPK dan POLRI ? Pertanyaan publik ini tetap perlu di tanggapi

Laporan-laporan yang hanya bersifat pengakuan (testimony) tanpa didukung oleh bukti-bukti awal yang kuat dan meyakinkan, atau hanya didasari oleh fakta-fakta yang sumir, maka laporan tersebut tidak dapat ditindaklanjuti. Jika hanya dengan berbekal laporan yang semacam itu (yang tidak memiliki bukti permulaan yang kuat dan meyakinkan), sangat sulit bagi aparat POLRI untuk menjadikan atau menetapkan seseorang sebagai terselidik, apalagi sebagai tersangka. Salah satu dasarnya adalah Pasal 185 ayat (1) KUHAP yang menyatakan bahwa keterangan saksi sebagai alat bukti adalah apa yang saksi nyatakan di sidang pengadilan. Dan penjelasan pasal tersebut yang menyatakan bahwa keterangan saksi yang diperoleh dari pihak lain atau lazim dikenal sebagai testimonium de auditu, tidak mempunyai kekuatan pembuktian. Semoga profesionalisme ini tetap terus terjaga tidak hanya pada proses hukum terkait Antasari, tetapi juga seluruh kasus yang ada tanpa pandang bulu.

Sama-sama penegak hukum, seharusnya dapat saling bekerjasama dan menjadi mitra kerja yang baik. Indonesia dapat mencontoh negara Jepang dalam kasus KPK, yang mana KPK di Jepang dapat bersinergi dengan lembaga hukum lainnya, yaitu kepolisian dan jaksa dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat, menegakkan keadilan, memberantas korupsi, dan saling mendukung dalam menegakkan hukum. Namun dengan di keluarkannya perppu UU KPK yang di keluarkan pemerintah. Badan penegak hukum Indonesia menjadi kita ragukan dalam kinerjanya selama ini
SBY perlu memberikan kepercayaan bagi polisi independen dalam menyelesaikan kasusu KPK, yang mana polisi independen adalah polisi yang tidak memiliki masalah dengan mantan pengurus KPK, sehingga di harapkan dapat berfikir jernih, bijak dalam pengambilan keputusan, dan segera menyelesaikan masalah antara POLRI dan mantak ketua KPK. Dan juga Presiden perlu mempertanyakan kepada polisi untuk memperjelas langkah hukum yang sedang berlangsung. Presiden seharusnya mendukung upaya pemberantasan korupsi dan penegakan hukum.

Yang pasti, pemimpin yang telah terpilih diharapkan menjadi pelaksana tugas pimpinan baru KPK. Syaratnya adalah harus memiliki integritas yang sudah teruji dalam menangani kasus korupsi. Kemudian tidak terafiliasi di partai politik (karena parpol adalah salah satu akar korupsi), bukan orang yang dekat dengan presiden, memiliki kekayaan yang wajar dan tidak akan mengobrak-abrik KPK. Seperti di antaranya mengubah aturan internal atau mengubah penyidik
Tumpak menyatakan bahwa KPK adalah lembaga negara yang independen. "Kita tak bisa diintervensi oleh apapun dan siapapun," tegas Tumpak. Di depan mereka kini sudah menumpuk kasus korupsi kakap. Mulai dari kasus Bank Century, suap pemilihan Miranda Goeltom hingga persoalan IT KPU. Apakah ketegasan Tumpak dkk tidak akan luntur seiring waktu berjalan? Kita tunggu saja.
Continue Reading...

Senin, 05 Oktober 2009

Tinggal nama "Majalah keren Klaten"

Tinggal nama "Majalah keren Klaten"

Tugas Manajemen media

Nama : kharisma ayu febriana
NIM : 153 070 115
kelas : A
Continue Reading...

Tinggalah Nama "Majalah Keren Klaten"



TINGGAL NAMA " MAJALAH KEREN KLATEN "

OLeh: Kharisma Ayu ( 153 070 115 )
Keren Klaten, sebuah majalah yang di bentuk tahun 2005 di tujukan bagi anak SMA sekabupaten klaten , terbit tiap bulan dan didistribusikan ke seluruh SMA di Klaten.
Majalah Keren Klaten yang merupakan wadah bagu jurnalis junior di klaten,untuk dapat mengembangkan bakat mereka, namun seolah sekarang hanya tinggal nama,karena tak begitu mendapatkan sambutan yang baik dari pembaca...kenapa hal ini terjadi?

Saya berusaha menganalisisnya :
1.Majalah keren klaten tidak dapat memenuhi selera pasar
Hal ini mematikan hukum yang mengatakan bahwa "unsur kedekatan akan menarik bagi pembaca", walaupun keren klaten merupakan majalah yang memberitakan kegiatan SMA di klaten, namun hal itu tak dapat memikat hati pembaca, dengan cara penulisan yang begitu lugu dan tak menarik hal ini menjadikan pembaca malas untuk membaca, Pengambilan gambar yang di muat dalam majalah tersebut pun tah begitu baik dalam penempatan, sehingga menjadikan pembaca tak berkedan, Desain majalah dengan warna yang norak dan kertas buram sungguh menjadikan majalah ini kurang berkualitas
2.Majalah keren klaten tak berkarakter
Ketika pembaca melihat majalah keren klaten, tak ada kesan yang menempel di otak pembaca, apa sebenarnya ideologi yang akan di bangun dari majalah tersebut, tujuan dan visi misi yang kurang jelas, menjadikan tak ada arah yang menuntuk para jurnalis junior, sehingga dalam mengambil sebuah keputusan mengalami kesulitan dan menjadikan kerja mereka tak terarah
3. Kurangnya tanggung jawab di masing-masing anggota Tim
Tak ada tanggung jawab yang baik di masing-masing anggota tim keren klaten, hal ini terlihat kurangnya kerja keras dari tim keren klaten, yang seharusnya menjadikan majalah ini lebih baik.karena dari tiap edisi, berita, cara penulisan, gambar, yang kurang menarik dan kreatif dalam majalah tersebut.
Solusi
Seharusnya majalah Keren klaten, lebih di perhatikan dinas pendidikan Klaten, karena ini merupakan sebuah wadah bagi para jurnalis junior klaten untuk belajar mendapatkan pengalaman dan mengembangkan bakat mereka dalam bidang menulis.
Pembiayaan yang baik bagi berdirinya dan berkembangnya majalah keren klaten, karena untuk meningkatkan kualitas dan kwantitas dari majalah keren klaten pastinya tak lepas dari modal yang besar.

Continue Reading...

Air Mata di Padang

Kita pasti ingat tragedi yang memilikan
Mengapa mesti mereka yang tertimbun tanah
Tentu ada hikmah yang harus kita petik
Atas nama jiwa mari heningkan cipta

Kita mesti bersyukur karena kita masih di beri waktu
Entah sampai kapan tak ada yang bakal dapat menghitung
Hanya atas kasihnya hanya atas kehendaknya kita masih bertemu matahari
Kepada rumpun dilalang kepada bintang gemintang
Lirik lagu Ebied G ade "Masih ada waktu "

Seolah syair lagu tersebut mengingatkan kita akan bencana yang kini telah melanda sodara kita di minang.
Gempa berkekuatan 7.6 SR yang terjadi pada hari rabu 30 september 2009, akankah sebuah teguran dari Tuhan..
Gempa yang telah memporak porandakan bumi minang,menjadikan keadaan kota yang tak beraturan, gedung-gedung roboh, jenazah bergelimpangan di mana-mana, dan ceceran darah..Sungguh memilukan hati anak bangsa.

Media yang selalu mengexspos keadaan yang ada di padang, sampai hari kelima tak ada perubahan dengan kondisi sebelumya,rata-rata hanya di temukan 4-5 jenasah dari timbunan reruntuhan.
Ini merupakan kelambanan dari pihak pemerintah dan penyelamat dalam menangani bencana yang ada di padang, Mereka menjerit kelaparan, namun bantuan pangan dan air bersih belum ditrisbusilan dengan merata..Mereka menangis, bau jenazah telah tercium,namun korban masih sulit untuk di temulan,.. Mereka berteriak kesakitan karena tertimbun tanah longsor, namun obat-obatan dan tenaga medis belum merata.

Solusi
Ini merukapan pekerjaan besar bagi pemerintah dan juga seluruh bangsa indonesia untuk terus mengawal dan mengkritisi kerja pemerintah..Dan siapkah kita menjadi relawan disana.,
Continue Reading...

Senin, 27 Juli 2009

Malaysia

Nama : KHARISMA AYU

NIM : 153 070 115

Kelas : B

Analisis saya tentang media massa di Malaysia
UU media cetak dan publikasi,tahun 1984 “Memberikan kewenangan kepada departemen dalam negri Malaysia untuk menghentikan penerbitan media massa.jika pemberitaan tidak sejalan dengan pemerintah,maka izin penerbitan dapat di cabut tanpa alasan yang jelas atau melalui hukum”
Media massa malaysia yang harus tunduk ke pada pemerintah,dan pemerintah memiliki kontrol yang ketat dalam setiap penerbitan media massa ,seperti kasus majalah detik dan tabloit harakah Malaysia yang di hentikan penerbitannya karena terlalu mengkritik dalam bidang agama dan kependudukan..Selain itu juga kehidupan wartawan yang bagaikan “fiture journalis”/wartawan mati”,yang tidak dapat menorehkan segala ide dan gagasan ke dalam tinta hitam,adalah dampak dari ketatnya kontrol pemerintah terhadap media di Malaysia.
Namun disisi lain,saya katakan,bahwa pemerintah Malaysia memiliki alasan yang kuat,dalam hal tersebut,yaitu untuk kesejahteraan rakyat, menjaga pertahana dan keamanan negara Malaysia..Bila kita lihat sekarang,Negara Malaysia lebih maju di bandingkan dari negara tetangganya yang juga sama-sama rumpun melayu..Mungkin itu dampak dari sistem media yang di terapkan pemerintah Malaysia.

Analisis dari Teori:
Teori Sosial Autoritarian
Media memdapatkan kontrol yang ketat dari pemerintah/partai dengan tujuan untuk memajukan ekonomi negara,kesejahteraan rakyat,dan keamanan negara.Namun teori ini saya perkuat dengan teori Media John Merril,karena ada kontradiksi logika,karena menurut Merril ,filosofis lorvenstein tidak mungkin ada otoritarisme dan libertarisme dalam satu filosofis.
Maka ada 4 teori pers yang di bingkai dalam 2 hal:
a.Media massa yang cenderung otoritarisme
b.Media massa yang cenderung libertarisme
c.Kapitalisme(kekanan)
d.Demokratik(kekiri)
Kesimpulan saya,bahwa sistem media massa di Malaysia cenderung otoritarian,namun masih ada ruang bagi rakyat untuk mengemukakan ide atau mengkritik pemerintah.

By:Kharizma Auk
Continue Reading...

Senin, 13 Juli 2009

TEORI MEDIA MASSA KONTEMPOREN

TEORI MEDIA MASSA KONTEMPOREN

Teori media massa kontemporen muncul karena banyak negara yang tidak pas dengan 4 teori pers,yaitu
1.teori otoritarian
2.teori libertarian
3.teori tanggung jawab sosial
4.teori soviet komunis.
Maka muncul Teori berkelanjutan,yaitu:

5.teori media pembangunan
Latar belakang terbentuknya teori media pembangunan adalah:
Karena dalam penerapan 4 teori pers sebelumnya membutuhkan persyaratan,yaitu tersedianya infrastruktur, khalayak/audien, materi/uang, professional/pekerja media. Sedangkan syarat tersebut sulit di penuhi oleh negara yang sedang berkembang,yang masih memiliki banyak keterbatasan.Maka di bentuklah teori media pembangunan

Tujuan media pada teori media pembangunan adalah:
1.Mendukung tercapainya tujuan pembangunan nasional,baik ekonomi, sosial, kultural, dan politik
2.Mendukung usaha mengejar ketertinggalan kultural dan informasi di banding negara-negara maju
3.Mendukung demokrasi
4.Mendukung usaha menggalang solidaritas dengan negara-negara berkembang lainnya

Contoh kasus:
Negara Indonesia yang pada awalnya menerapkan teori media pembangunan karena negara masih berkembang,namun terpeleset menjadi teori otoritarian pada massa orde baru.Di mana jelas terlihat pada massa orde baru,kebebasan pers seolah terkunci rapat,pemerintah memiliki kontrol yang kuat dan cenderung otoriter. Media yang berani mengkritik kebijakan pemerintah di bredel,bahkan orang yang berani menyuarakan ktitikannyapun di tembak atau bahkan di ungsikan.

6.Teori media demokratik partisipan
Latar belakang,
Yang ingin di kembangkan dari teori ini adalah demokrasi,Berkembang di tengah semakin kuatnya kritik terhadap praktek media massa yang mengarah pada monopoli dan dominasi.Media massa besar di dukung oleh kekuatan modal.Teori media demokratik partisipan berkembang dari teori libertarian dan tanggung jawab sosial.

Kasus Indonesia setelah tahun 1998,yang mana bermunculan stasiun tv swasta ,setelah keadaan Indonesia semakin stabil,maka industri media massa semakin di monopoli .

Dampak dari teori demokratik partisipan adalah:
1.Kapitalisme media menjadi kekuatan yang tak terbendung,karena dapat mempengaruhi system politik sosial di dalam satu negara
2.Monopoli media berarti monopoli informasi dan individu atau kelompok masyarakat
3.Monopoli dapat mengganggu demokrasi
Dari semakin bertambahnya stasiun tv dan berpusat di Jakarta,maka banyak acara tv yang tidak sesuai dengan berbagai daerah di Indonesia.Sebagai contoh acara tv yang menyiarkan pola hidup remaja perkotaan yang konsumtif dan mewah ,pastinya ini tidak sesuai dengan remaja di papua atau di daerah pedalaman kalimantan yang masih kental dengan tradisi dan budaya mereka.
Dengan struktur ekonomi yang materialistis tersebut,maka tidak ada kepentingan-kepentingan daerah,lalu muncul kritik dan terbentulah teori demokratik partisipan dengan konsep :beragam,skala kecil,lokal,non institusional,media yang berkomitmen pada interaksi antara sumber.Maka bermunculan tv/radio komunitas(lokal)

By: Kharizma Ayu

Continue Reading...

Kamis, 09 Juli 2009

Prinsip Teori Tanggung jawab sosial dan Soviet komunis

Nama : KHARISMA AYU

NIM : 153 070 115

Kelas : B


Teori Tanggung Jawab Sosial

Berkembang : Di kembangkan di AS pada abad 20

Sumber : Dari tulisan W.E Hocking,merumuskan komusi beberapa pars,para praktisi
jurnalis,dank ode etika media

Tujuan Utama : Memberikan informasi,menghibur,menjual,tapi terutama mengangkat konflik pada forum diskusi

Pihak yang dapat menggunakan media :Setiap orang yang merasa punya sesuatu untuk di sampaikan

Kontrol media : Di kontrol dengan pendapat masyarakat,tindakan konsumen,etika profesi

Yang tidak boleh di lakukan : Memuat tulisan yang melanggar hak-hak pribadi yang diakui oleh hukum,dilarang melanggar kepentingan vital masyarakat

Kepemilikan : Swasta,kecuali jika pemerintah merasa perlu demi keamanan dan kepentingan umum

Masalah pokok : Media harus memenuhi kewajiban social,jika ingkar maka masyarakat akan membuat media tersebut mematuhinya



Teori Soviet komunis

Berkembang : Lahir di Soviet,berkembang di Negara-negara komunis Eropa timur.Dalam beberapa hal di sebutkan oleh Nazi Jerman,Fasisme Itali

Sumber : Marxisme,Leninisme,dan Pembaruan pikiran Hegel serta cara berfikir Rusia abad19

Tujuan utama : Membantu suksesnya dan berlangsungnya system sosialisme Soviet,khususnya kelangsungan diktator partai

Pihak yang dapat menggunakan media : Para anggota partai yang setia dan ortodok

Kontrol media : Di control dengan pengawasan ketat,serta tindakan-tindakan politik pemerintah

Yang tidak boleh dilakukan : Mengkritik tujuan partai dan kebijaksanaannya

Kepemilikan : Sepenuhnya di miliki oleh pemerintah

Masalah pokok : Teori ini menonjolkan kontrol ketat oleh pemerintah dan media massa benar-benar menjadi alat Negara
Continue Reading...

Senin, 29 Juni 2009

Kelebihan dan Kelemahan Teori Otoritarian dan Libertarian

NAMA : KHARISMA AYU FEBRIANA

NIM : 153 070 115

KELAS : B

KELEMAHAN DAN KELEBIHAN
TEORI OTORITARIAN DAN LIBERTARIAN

Analisis saya,atas kelemahan dan kelebihan yang ada pada teori otoritarian,Apabila kita tengok pada masa orde baru,bahwa bangsa indonesia yang pada saat itu menganut teori otoritarian sangat jelas terlihat bahwa tujuan utama media massa adalah tunduk pada pemerintah,begitu besarnya kontrol pemerintah terhadap media massa,seolah kran-kran pers di kunci rapat oleh pemerintah,akibatnya pers tidak dapat memberikan informasi yang akurat dan aktual ke pada masyarakat,media tidak dapat mengkritik kebijakan pemerintah yang menyimpang,kritik di bungkam dan oposisi di haramkan,Yang akirnya penyimpangan yang di lakukan pemerintahan itu berakibat seperti semakin merajarelanya korupsi,kolusi,nepotisme pada massa orde baru, pembangunan yang tidak merata, bertambahnya kesenjangan sosial (perbedaan pendapatan yang tidak merata bagi si kaya dan si miskin).

Kebebasan pers yang sangat terbatas,juga di warnai oleh banyaknya majalah dan surat kabar yang di breide,seperti kasus koran tempo dan detik yang pada tahun 1997,karena tidak tunduk pada pemerintah,maka kedua koran tersebut di breide oleh pemerintah.
Namun tak semua hal buruk pada teori otoritarian, di massa orde baru pun ada kebaikan yang dapat di rasakan oleh sebagian masyarakat indonesia.Walaupun pada saat itu pers seolah di bungkam dan di kontrol ketat oleh pemerintah, Namun dari sisi itulah kita dapat merasakan ketahanan dan keamanan bangsa yang terjamin, karena masyarakat seolah di butakan pada informasi palsu yang terjadi di pemerintahan,sehingga pemerintah dapat mengontrol dan memerankan peran penting dalam menjalankan programnya,pada massa orde baru, pemerintah dapat sukses dalam transmigrasi, program KB, dan memerangi buta hurup.

Kelebihan dan kekurangan teori libertarian, Tujuan utama dari teori libertarian, memberikan informasi, sebagai media hiburan, pendidikan, bisnis, dan mengawasi pemerintahan.

Pada saat ini,menurut saya sistem pemerintahan yang demokrasi di indonesia sangat mempengaruhi sistem media massanya,Kebebasan media massa dalam mendapatkan informasi secara akurat dan aktual,dan menyampaikan ke pada masyarakat secara luas,tentu hal tersebut menjadikan masyarakat menjadi lebih kritis dan cerdas untuk ikut mengawasi kerja pemerintahan,dan masyarakat tidak di butakan oleh informasi yang palsu dari pemerintah.

Namun teori libertarian jelas memiliki dampak negatif yang kita rasakan,”Yang berhak menggunakan media,yang memiliki kemampuan ekonomi”, maka secara otomatis hal tersebut juga sangat berdampak pada pemberitaan yang akan di sampaikan ke pada masyarakat, Media yang di kuasai oleh perseorangan, baik media cetak(surat kabar,majalah,tabloit),maupun stasiun TV,yang pastinya juga memiliki tujuan komersial,dan kepentingan personal,hal tersebut tidak dapat di pungkiri pada masa sekarang. Apalagi di saat mendekati pilpres saat ini,banyak sekali calon presiden yang berkunjung ke media massa,apabila kita lihat,minggu lalu Jk-Wiranto berkunjung ke Kredulatan Rakyat,SBY berkunjung ke Sindo dan Seputar Indonesia.Secara terbuka mereka jelas meminta dukungan dari media,karena tidak dapat kita pungkiri bahwa betapa besarnya peran media dalam memberi pengaruh pada masyarakat.

Kebebasan ini telah menjadi kebablasan,contoh kecil,maraknya majalah orang dewasa (porno)yang di jual bebas,bagai jual kacang goreng,hingga anak di bawah umur pun dapat membelinya,hal ini justru mempengaruhi moral generasi bangsa yang semakin buruk,bahkan ada yang berakhir ke tindakan pencabulan,kriminalitas yang di lakukan anak di bawah umur.contoh lain seperti kasus manohara yang begitu heboh di beritakan hingga dua minggu berturut-turut,menurut saya sangat mempengaruhi psikis para pendengar birita,hingga sebagian orang membenci negara malaysia,padahal ini adalah kasus personal atau pribadi dari manohara.Kasus lain yang lagi hangat-hangatnya adalah berita ambala yang mulai di kuasai oleh malaysia,pemberitaan yang secara berturut-turut di ekspos media massa,hingga terjadinya demontrasi yang di lakukan mahasiswa untuk mengkritik pemerintah indonesia agar bertindak tegas ke pada malaysia,namun alih-alih justru terjadi aksi anarkis yang di lakukan mahasiswa dengan aparat kepolisian di negeri sendiri.Hingga ketahanan dan keamanan bangsa tidak terjamin.

Dari dampak negatif yang ada,ini dapat di jadikan pekerjaan rumah kita bersama,bagaimana dalam mengatasi masalah ini semua,siapa yang salah?? Sistem nyakah?? Atau implementasi yang berbeda dari teori??

Continue Reading...

Jumat, 26 Juni 2009

PERBANDINGAN SISTEM MEDIA MASSA “OTORITARISME MALAYSIA VS LIBERTARISME INDONESIA”

Nama : KHARISMA AYU FEBRIANA

NIM : 153 070 115

Kelas : B

PERBANDINGAN SISTEM MEDIA MASSA

“OTORITARISME MALAYSIA VS LIBERTARISME INDONESIA”

Sebelum kita jauh mengenal bagaimana sistem pers otoritarisme dan libertarisme dalam suatu negara tertentu.Akan saya kenalkan dulu apa itu sistem media massa

Sistem adalah suatu kesatuan yang tersusun atas bagian-bagian atau kompnen-komponen yang saling bergantung serta hubungan satu dengan yang lainnya dan masing-masing komponen itu juga berdiri dan funsi sendiri,Namun saling berkait demi tercapainya satu tujuan yang telah di tentukan.Contohnya aja Sistem radio:yang terdiri dari penyiar,wartawan,studionya,bahkan sampai pemancarnya,itu semua merupakan kesatuan dari sistem radio.

Karakteristik sistem:
-Terdapat inteterdependensi atau keterkaitan antar bagian dalam sistem.Implikasinya sistem selalu menciptakan koordinasi-integrasi-siskronisasi.Mengingat dalam sistem dapat berjalan dengan baik sesuai fungsinya
-Dapat menghasilkan “combined action”
Kekuatan baru yang dapat menghasilkan kekuatan baru Bahwa suatu sistem tergantung pada komponennya atau juga komponen yang bergantung pada sistem
-Sistem berorientasi pada tujuan dan semuanya unsur di kerahkan untuk mencapai tujuan tertentu.

Ciri-ciri suatu sistem media massa :penerimanya heterogen,adanya umpan balik,ada organisasi massa,dan juga akan di siarkan secara serempak dalam waktu yang sama.
Dan pada dasarnya media massa adalah suatu sistem karena di dalamnya terdapat berbagai bagian yang saling berinteraksi membentuk kesatuan untuk mencapai tujuan

So,Sistem Media Massa adalah keterkaitan sub sistem yang membangun dalam media tersebut.
Dalam hal ini,pastinya pemerintah membuat UU tentang pers, untuk mengaturnya,yaitu UU no40 tahun 1999 dan UU no 32 tahun 2002 tentang penyiaran.

Bagaimana Sistem Media Massa Terbentuk?
Tergantung pada sistem sosial politik yang pastinya di pengaruhi oleh ideologi yang dalam arti luas sering di sebut filsafat sosial

Dalam Filsafat sosial hubungan manusia dengan negara di bagi menjadi dua:
1. Rasional:hubungan manusia dan negara ligaliter atau setara,dalam hal ini “manusia mampu eksis secara individu ,maka dari itu ia menuntut kebebasan yang sebebas-bebasnya.Namun demikian pada umumnya manusia selalu menempatkan dirinya secara proposional,tahu kapan saatnya untuk bebas dan tidak.Contoh nyata,di indonesia,beredarnya majalah orang dewasa(playboy) yang di jual bebas dan tingginya minat masyarakat untuk memilikinya,merupakan bentuk sistem sosial politik libertarian masyarakat terhadap media massa tersebut

2. Absolutisme:Cara pandang manusia yang tidak akan eksis bila tidak ada kelompok.Adanya sistem otoritarian,manusia tidak ada apa-apanya tanpa kelompok.Contoh nyata sistem otoritarian di terapkan di negara malaysia.
Dapat kita ambil kesimpulan bahwa sistem media massa di pengaruhi oleh sistem sosial politik(otoritarian,libertarian,demokratis),dan di pengaruhi oleh filsafat sosial(rasionalisme dan absolutisme)

Malaysia dan Indonesia sebenarnya sama-sama bangsa melayu,yang bila kita lihat mayoritas pemeluk islam di kedua negara tersebut hampir sama.Malayisa yang popular dengan menara petronasnya, Sedang Indonesia terkenal dengan Monasnya.Malaysia yang terdapat ribuan tenaga kerja Indonesia menjadi budak di Malaysia, Malaysia yang pers nya tersenyum dengan kekangan kekuasaan sedang Indonesia yang pers nya tersenyum dengan kebebasannya.
Malaysia yang terkenal dengan keramah tamahan sikap melayu, namun tidak berartti pemerintah bersikap serupa terhadap pers yang ada di sana. Di Malaysia pers lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Pers Malaysia tidak pernah memberitakan hal-hal yang negatif tentang suasana negerinya sendiri. Pemerintah mengontrol dengan ketat pemberitaan. Pemerintah memberikan jutlak soal apa yang boleh dan tidak boleh diberitakan.
Meskipun Malaysia menganut ideologi demokrasi, dengan seorang perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Demokrasi tersebut tidak berlaku bagi institusi pers. Pers di sama seperti di Indonesia pada masa orde baru, yakni dikontrol lewat keharusan pembaruan izin terbit semacam SIUP. Pembaruan izin terbit di ini jauh lebih ketat dibandingkan dengan di Indonesia pada masa lalu, yakni setiap tahun.utama di kuasai pemerintah atau partai-partai yang berkuasa, yang tergabung dalam koalisi Barisan Nasional.

Di Malaysia kepemilikan pers dikuasai oleh partai nasional yang menggenggam status quo selama berdekade, pers sebagai komponen vital kontrol sosial berperan aktif melakukan pengawasan terhadap sistem politik, hukum, keadilan, penegakan hak asasi, dan sebagainya.
Di Malaysia karena pers dikekang dan diatur ketat oleh pemerintah yang berkuasa. Peran utama pers yaitu kontrol sosial hampir tidak pernah dijalankan oleh pers Malaysia. Lewat pers, salah satu nilai yang dijunjung demokrasi dipenuhi, yakni kebebasan menyampaikan pendapat. Demokrasi diidentikkan dengan kebebasan mengungkapkan pendapat. Karena itu, orang banyak berharap dari demokrasi.Dalam melihat kecendrungan tersebut, dapat disimpulkan sistem pers di Malaysia menganut sistem teori pers Otoritarian, dimana pemerintah dapat menekan media massa yang ada di negaranya. Pers di Malaysia tidak bisa menjalankan fungsinya dengan sewajarnya. Malaysia memiliki hukum penyensoran yang tergolong keras di dunia. Pemerintah terus melakukan kendali atas media. Larangan yang diterapkan seringkali mengatasnamakan keamanan nasional.Maka tak heran kasus Manohara yang menyangkut 2negara yaitu Indonesia-Malaysia begitu tenang di tanggapi oleh Raja tlantang Malaysia,karena pers di Malaysia tidak terlalu heboh memberitakan kasus Manohara seperti di Indonesia,Dan yang paling membuat saya terheran adalah saat pangeran Tlantang(Tengku Fahri) di wawancara eklusif oleh wartawan indonesia dengan sikap yang santai,tenang,dan terus tertawa tanpa dosa ;( ?” # # $ *

Undang Undang Media Cetak dan Publikasi yang dikeluarkan pemerintah Malaysia di tahun 1984 memberikan kewenangan kepada Departemen Dalam Negeri Malaysia untuk menghentikan penerbitan media massa. Jika pemberitaan tidak sejalan dengan pemerintah, maka izin penerbitan dapat dicabut tanpa alasan yang jelas atau melalui proses hukum.

Di Indonesia
Sebelum kita analisis fenomena pers saat ini di indonesia,kita lihat dulu yuuk,pers di massa orde baru.Fenomena Pers di massa orde baru yang hampir sama dengan pers di malaysia yaitu
Pers menyandang atribut yang menyebabkan sering terpojok pada posisi yang dilematis. Disatu sisi tuntutan masyarakat mengharuskan memotret realitas sosial sehingga pers berfungsi sebagai alat kontrol. Namun pada posisi lain, sebagai institusi yang tidak lepas dari pemerintah, menyebabkan pers cenderung tidak vis a vis terhadap pemerintah. Ini artinya, pers mau tidak mau harus mematuhi mekanisme yang menjadi otoritas pemerintah. Inilah yang membuat pers binggung menentukan pilihan, antara kewajiban moral terhadap masyarakat dan keharusan untuk mematuhi aturan pemerintah sebagai konsekuensi logis.
Hal demikian tak ubahnya dengan mendikte pers yang telah kehilangan otonominya. Ibaratnya sudah jatuh tertimpa tangga. Bagaimanapun juga pers masih punya otonomi, salah satu kemampuan untuk bertahan hidup ditengah derasnya iklim demokrasi dan himpitan struktur yang harus ditaati.

Peringatan pemerintah Orde Baru muncul karena kepedulian pers pada kepentingan masyarakat. Pers mendapat peringatan pemerintah sama saja dia mempunyai otonomi sendiri, sebab ia berani menentukan pilihannya untuk berpihak pada masyarakat.
Bagi masyarakat, pers berfungsi sebagai katarsis. Katarsis adalah kelegaan emosional setelah mengalami ketegangan dan pertikaian batin akibat suatu lakuan dramatis. Akan tetapi di lain pihak terbentur oleh ketidak mampuan untuk lepas dari keberadaan negara. Jadi pers sebagai katarsis maupun ketundukan pers pada sistem politik memaksa pers bersifat pasif dan kurang otonom. Karena dijadikan wahana tarik-menarik kepentingan antara masyarakat dan pemerintah tanpa pers sendiri diberikan otonomi untuk memilih kebijakan yang diinginkan.

Namum bila kita analisis saat ini,pers di indonesia cenderung ke libertarisme,yang mana adanya suatu kebebasan yang sering lupa fungsinya sebagai alat kontrol sosial dan pemerintah lalai untuk mengontrol pers, sehingga banyak berdampak pada ketahanan dan keamanan bangsa sendiri.Sebagai contoh nyata:adalah kasus ambalat yang mana media massa selalu memberitakan perkembangannya,akibatnya sering terjadi aksi demontrasi yang di lakukan mahasiswa ke pada pemerintah,agar pemerintah bertindak tegas ke pada Malaysia,dan seolah peperangan akan terjadi..alih-alih aksi demontrasi yang di lakukan mahasiswa berakhir dengan tindaka ktiminal dan bentrok dengan aparat kepolisian yang mengamankan.Kasus manohara juga hampir setiap hari di beritakan di media massa,bahkan tiap ganti cenal,”manohara lagi-manohara lagi...”,dari mulai riwayat hidup Manohara-awal perkenalan dengan fahri-Menikah-Penyiksaan,dst..,di kupas habis oleh media,hal yang terlalu berlebih seperti ini justru akan mempengaruhi ketahanan dan pertahanan bangsa.

Kebebasan bukan segala-galanya atau bukan tanpa batas. Sama halnya dengan demokrasi. Demokrasi juga membutuhkan tegaknya tatanan hukum dan ketertiban. Tanpa semua itu, demokrasi menjadi tidak mungkin. Akan tetapi, semestinya kebebasan berpendapat lewat media tetap menjadi sarana utama dan eksklusif bagi tindakan politik.Peraturan bagi media massa atau sistem pers disuatu negara, intervensi pemerintah ataupun politik pada kebebasan yang bertanggung jawab.
Continue Reading...

Sabtu, 30 Mei 2009

“DAMPAK & KONSEKUENSI PENGGUNA TEKNOLOGI INTERNET DALAM INFORMASI DAN KOMUNIKASI”

Nama : KHARISMA AYU FEBRIANA

NIM : 153 070 115

Kelas : E


“DAMPAK & KONSEKUENSI PENGGUNA TEKNOLOGI INTERNET
DALAM INFORMASI DAN KOMUNIKASI”


Siapkah kita dengan dampak dan konsekuensi dengan adanya internet??....

Pertanyaan yang muncul dalam pikiran saya,membuat saya membagi menjadi dua persepsi,bagai dua mata pisau,..yang bersisi positif dan di satu sisi berdampak negatif,

Namun bila terus di selusuri maka sebenarnya ini semua tergantung dari dalam diri tiap individu..

Perkembangan Teknologi Informasi di lingkungan Kampus saat ini dapat dilihat dari banyaknya Mahasiswa yang membawa laptop ke Kampus dan telah tersedianya akses internet yang memiliki kecepatan tinggi dengan harga ala Mahasiswa di setiap titik kampus.
Masyarakat yang peduli akan pentingnya Pengaruh Teknologi Informasi dalam kehidupan sehari-hari serta dapat memahami seluk beluk Teknologi Informasi sehingga Manusia dapat menjadi pusat Pengendali teknologi informasi itu sendiri bukan sebaliknya.

Dampak Positif dari teknologi internet:

Kemajuan teknologi yang begitu pesat,tidak di pungkiri betapa terbantunya kehidupan manusia dengan hadirnya internet di tengah-tengah kehidupan kita , yang saat ini segalanya menuntut serba praktis dan instan/cepat

1.Media Komunikasi

Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan oleh tiap orang dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya tanpa batasan dan tanpa ujung,karena dengan dunia maya pengguna internet dapat berkomunikasi dari seluruh dunia.

2.Media pertukaran data

Internet sebagai media pertukaran data,dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.Contohnya saja,bagi seorang jurnalis dalam memudahkan dalam menjalankan tugasnya,dalam mendapatkan informasi secara tepat dan cepat dari lur negeri.

3.Media mencari informasi

Internet sebagai media mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat. Contohnya,seorang mahasiswa yang dapat dengan mudah mengases data,kliping,dsb dari interne untuk mendapatkan informasi

4 Kemudahannya

Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. Karena internet bagaikan dunia tak berujung dan penuh misteri.

5.Bidang pendidikan

Internet bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain

6.Media Berbisnis dan Bertrantaksi

Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.Seorang pengusaha dapat menawarkan barang dagangannya melalui web yang telah di sediakan di internet atau mungkin kita tidak perlu repot-repot keluar rumah untuk mencari barangkebutuhan kita di moll,karena dengan membuka satu sites kita dapat memesan melaui email,atau blog tertentu yang telah di sediakan dari peperusahaan.


DampakNegatif dari teknologi internet:

Sangat di sayangkan masyarakat indonesia,Khususnya generasi muda yang belum dapat membentingi dirinya dalam menolak dampak negatif yang di timbulkandari teknologi internet,sangat memprihatinkan bila saya harus mengetahui betapa dasyatnya pengaruh negatif dalamhal :
1. Pornografi

Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah.Beredararnya foto maupun video porno dari artis pendatang baru seperti sherina,dea imut,anisa soebandono,sarah azari,dsb..Maupun video mesum yang di lakukan oleh para anggota MPR danDPR tanah air sangatlah di sayangkan. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela denga bebasnya.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.

2.Violence and Gore Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan.

Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.Video di tahun 2006 yang di lakukan oleh gang nero di pasuruan merupakan salah satu contoh betapa cepatnya video itu beredar dan betapa banyaknya masyarakat yang ingin mengakses vidio tersebut di internet,Dampak yang di dapat dari generasi muda adalah semakin bertambah angka tawuran pada pelajar antar sekolah di tanah air..

3.Penipuan.

Hal ini memang merajalela di bidang apapun dan manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut

4.Carding

Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.

5.Perjudian

Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya. Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face). Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut. Jadi internet tergantung pada pemakainya bagaimana cara mereka dalam menggunakan teknologi itu, namun semestinya harus ada batasan-batasan dan norma-norma yang harus mereka pegang teguh walaupun bersentuhan dengan internet atau di dalam dunia maya

6.Kecanduan internet

Tahu tidak bahwa sebenarnya bahaya kecanduan bukan hanya ditimbulkan dari minuman keras dan obat-obat terlarang saja? Tapi ada lagi bahaya kecanduan yang disebabkan selain minuman dan obat-obatan, yaitu Kecanduan Internet.

Internet yang selama ini dipuja dan digeluti banyak kalangan sebagai alat untuk mencari informasi dan juga untuk membantu kesuksesan bisnis ternyata dapat menimbulkan bahaya kecanduan. Kecanduan internet telah menyerang berbagai golongan, baik anak-anak, remaja, orang dewasa maupun orang tua. Apalagi dengan maraknya trend-trend baru cara bergaul di internet seperti Facebook, Friendster, dan juga games online. Masih banyak hal lain yang menimbulkan kecanduan dari internet. Akan tetapi seorang pecandu internet tidak merasa dirinya kecanduan internet bahkan tidak mau disebut pecandu internet karena tidak menyadari perilaku onlinenya berlebihan. Seorang pecandu internet akan menghabiskan waktu berjam-jam bahkan sampai berhari-hari berada didepan computer untuk online.Menurut Young (Young, 1996b) kecanduan internet sebagaimana kecanduan obat-obatan, alcohol dan judi akan mengakibatkan kegagalan akademis, menurunkan kinerja, perselisihan dalam perkawinan bahkan perceraian. Young juga membedakan pengguna internet yang menggunakan internet secara normal (Non Dependent) dengan pengguna internet yang adiktif (Dependent). Hal ini sama juga seperti yang di ungkapkan oleh Suller (1996) yaitu pengguna internet yang sehat dan pengguna internet yang tidak sehat.
Kedua peneliti itu sama-sama mengungkapkan penggunaan internet menjadi masalah ketika hal itu mengganggu bagian lain dari kehidupan seseorang seperti tidur, dan hubungan sosial.
Pengguna internet yang sehat atau Non Dependent yaitu orang yang menggunakan internet secara wajar untuk berhubungan dengan teman melalui komunikasi elektronik atau menggunakan internet sebagai sarana mencari informasi yang dibutuhkan artinya golongan ini mampu memadukan kehidupan nyata dengan dunia cyberspace. Pengguna internet yang tidak sehat yaitu pada golongan ini individu-individu memisahkan antara kehidupan nyata dengan dunia cyberspace, artinya aktivitas cyberspace menjadi dunia tersendiri, tidak dibicarakan dengan orang lain dalam kehidupannya.
Tanda-tanda seseorang mengalami kecanduan internet adalah :
1. Perhatiannya tertuju pada internet (selalu memikirkan untuk online atau berharap segera online)
2. Meningkatnya penggunaan waktu internet untuk mendapatkan kepuasan
3. Tidak dapat mengontrol, mengurangi atau berhenti menggunakan internet.
4. Selalu gelisah, murung, tertekan dan lekas marah ketika mengurangi atau menghentikan penggunaan internet.
5. Mengidamkan waktu yang lebih pada computer.
6. Menghindari aktivitas hidup yang penting untuk menghabiskan waktu yang lebih banyak dalam internet.
7. Penurunan sosialisasi yang mengakibatkan kehilangan banyak teman.
8. Internet sebagai sarana untuk melarikan diri dari masalah atau menghilangkan dysphoric mood (perasaan tidak berdaya, rasa bersalah, cemas, depresi).
9. Penurunan aktivitas fisik secara umum.

Mungkin benar apa kata pepatah yang berbunyi “setiap hal punya dua sisi, positif dan negatif”. Sama halnya dengan perkembangan teknologi, khususnya teknologi komunikasi. Internet. Satu anugerah bagi peradaban dunia di penghujung abad ke-20 ini memang sudah bukan hal baru lagi masuk dalam wacana-wacana mengenai efek atau dampak negatifnya. Selain punya sisi positif yang begitu banyak, sisi negatif internet tidak bisa disisihkan begitu saja. Menurut penelitian Jared Block di Korea Selatan mengenai dampak internet ini. Ia mengkhususkan penelitiannya pada kecanduan internet yang mempengaruhi kerusakan mental pada seseorang. Block menemukan sebuah masalah kesehatan serius di publik / masyarakat dan pemerintah Korea Selatan memperkirakan ada sekitar 168.000 anak yang dianjurkan untuk menjalani pengobatan psikologis. Sedangkan di Cina diperkirakan terdapat 10 juta remaja terkena penyakit serius akibat penggunaan komputer / internet. Sama halnya dengan adiksi (kecanduan) lainnya, para pengguna tersebut memiliki keinginan yang sangat kuat untuk kembali lagi menggunakan (software baru, dsb), kehilangan waktu-waktu berharga, serta menimbulkan sikap sosial yang negatif. Segala sesuatu yang berlebihan adalah tidak baik. Mungkin ini juga berlaku bagi penggunaan internet. Terbukti dari kedua contoh di atas. Penggunaan serta sikap berlebihan terhadap internet menimbulkan berbagai macam penyakit psikologis sekaligus fisik. Jika kita melihat ke dalam negeri sendiri, pola semacam ini mudah ditemukan di berbagai daerah, khususnya di kota-kota besar yang sudah tersentuh oleh belaian canggihnya teknologi informasi dan komunikasi. Meskipun mungkin angkanya tidak sedahsyat di Korea Selatan atau pun Cina, tapi hal ini juga perlu mendapat perhatian. Pola ini umumnya terbentuk dalam sistem keluarga yang modern yang di rumahnya memiliki akses internet yang memadai. Dampaknya akan lebih terasa pada pengguna di bawah umur (anak-anak dan remaja) karena di umur mereka kondisi psikologis masih labil dan berada dalam fase 'mencari'. Dengan tersedianya akses internet, jaringan tanpa batas tanpa kenal negara tanpa kenal umur dan juga budaya, anak-anak dan remaja ini terpesona oleh kecanggihannya. Peranti yang nyaris tak membosankan ini menjadi teman utama atau bahkan menjadi pengganti hubungan sosial yang seharusnya sangat dibutuhkan oleh mereka. Psikologis mereka berada di bawah bayang-bayang internet, internet menjadi peranti yang tak mungkin ditinggalkan dalam keseharian. Saya melihat hal ini sebagai konsekuensi yang pantas. Untuk mendapatkan sesuatu akan selalu ada konsekuensi yang harus kita tanggung. Semakin besar yang kita dapat maka semakin besar pula konsekuensi yang harus kita tanggung. Dan internet saya masukkan sebagai sesuatu yang besar yang didapatkan oleh peradaban kita, maka tak aneh jika konsekuensi yang patut kita tanggung juga besar. Intinya terdapat pada sikap kita sebagai individu dan juga warga peradaban yang menikmati kecanggihan internet sekaligus menanggung konsekuensi yang pasti ada. Jika kita mampu menciptakan alat secanggih itu, tentunya kita pun harus mampu untuk menemukan solusi terhadap masalah-masalah.

Di dalam setiap diri individu sebenarnya memiliki suatu mekanisme yang dapat membantu mengontrol dan mengarahkan perilaku yaitu kontrol diri. Pada setiap individu tidaklah sama setiap kontrol dirinya, ada yang memiliki kontrol diri yang tinggi dan ada individu yang memiliki kontrol diri yang rendah. Kontrol diri adalah kemampuan untuk mendapatkan konsekuensi positif juga merupakan kemampuan untuk mengatasi konsekuensi negatif atau perasaan bahwa seseorang dapat membuat keputusan dan mengambil tindakan yang efektif untuk menghasilkan akibat yang diinginkan dan menghindari akibat yang tidak diinginkan.So, sekarang kita bisa menilai sejauh mana sih kita bisa mengontrol diri kita akan penggunaan internet.

Apakah penggunaan internet kita secara sehat atau tidak sehat dan juga apakah membawa hal positif untuk kita atau hanya untuk melarikan diri dari dunia nyata dan lebih senang dalam dunia maya??

Maka menyambut kenyataan tersebut kita perlu senantiasa menyadari bahwa betapa pun majunya teknologi, sebagai hasil karya manusia adalah perpanjangan bagi kemampuannya, dan bukan sebaliknya menjadikan manusia sebagai perpanjangannya. Betapa pun lompatan dan terobosan menandai kemajuan teknologi, manfaatnya harus diukur dari sejauh mana martabat dan kesejahteraan manusia terangkat olehnya, dan bukan sebaliknya berakibat pudarnya nilai-nilai manusiawi.Itu sebabnya sejumlah filsuf menjelang peralihan abad ini memperingatkan, agar kemajuan teknologi tidak berakibat dehumanisasi dan despiritualisasi dalam perikehidupan manusia. Sebab betapa pun, manusia adalah pusat orientasi bagi dirinya; maka nilai kemanusiaan harus senantiasa diunggulkan di atas teknologi yang notabene merupakan hasil ciptaannya sendiri.
Dalam kegandrungan untuk menguasai dan menerapkan teknologi modern, sebaiknya kita juga menyisihkan waktu untuk mengamati munculnya berbagai gejala budaya baru dalam masyarakat yang telah menerapkan teknologi mutakhir dalam perikehidupannya. Dalam hubungan ini mestinya kita lebih dari sekadar melakukan studi dampak, kita pun perlu mencurahkan perhatian pada studi perbandingan yang hasilnya bisa menjadi pedoman untuk kepentingan antisipasi terhadap berbagai risiko dan kontroversi yang boleh jadi akan menyertai penerapan sesuatu teknologi.

Continue Reading...

Jumat, 29 Mei 2009

"FENOMENA KOMUNITAS VIRTUAL (FACEBOOK) DAN MANFAATNYA UNTUK KEHIDUPAN SOSIAL MANUSIA"


TUGAS UAS PTK

Nama : KHARISMA AYU FEBRIANA
NIM :153 070 115

Kelas : E

“FENOMENA KOMUNITAS VIRTUAL FACEBOOK &
MANFAATNYA UNTUK KEHIDUPAN SOSIAL MANUSIA”

Siapa sih yang ndak kelan dan ndak punya yang namanya facebook??Tapi apa kalian tahu sejarah lahirnya face book?

Berikut sejarah singkat tentang face book...
Facebook merupakan sebuah sarana sosial yang membantu masyarakat untuk berkomunikasi secara lebih effisien dengan teman lama,mantan pacar, keluarga jauh dan teman sekerja. Perusahaan ini mengembangkan teknologi yang memudahkan dalam sharing informasi melewati social graph, digital mapping kehidupan real hubungan sosial manusia. Siapun boleh mendaftar di Facebook dan berinteraksi dengan orang-orang yang mereka kenal dalam lingkungan saling percaya.
Program yang seru ini di temukan oleh Mark Zuckerberg seorang mahasiswa “droup out” Universitas Harvard Amerika Serikat. Dia dilahirkan pada 14 Mei 1984. Kejeniusan dan kreativitas lewat Facebook membuat anak muda ini menempatkan dirinya sebagai jajarang 400 orang terkaya di Amerika Serikat versi Majalah Forbes edisi September 2008, tepatnya peringkat 321 dengan total kekayaan 1,5 Miliyar Dollar US. (Forbes.com; September 2008). Zuckerberg yang sebenarnya adalah mahasiswa jurusan Psikologi Harvard. Mengutak-atik dan menciptakan program komputer hanyalah kegiatan untuk bersenang-senang. Mungkin karena latar belakang keilmuan psikologi itulah ia tertarik untuk membuat situs-situs sosial. Sebelum menciptakan facebook ia telah merilis Coursematch yang memudahkan para mahasiswa melihat mata kuliah yang diambil, Facemash yang memungkinkan para pengguna mengukur daya tarik orang lain.

Saat ini hampir semua kenal ama yang namanya face book, dari yang gaptek hingga hi-tech semua tau! Facebook paling populer di Indonesia dan merasuk dalam semua pikiran anak muda jaman sekarang. Dengan facebook, kita dapat bertukar informasi dengan cepat kepada orang di seluruh nusantara,dari sabang sampai meraoke,bahkan ke penjuru dunia. Dengan di lengkapi foto dan profil, semakin menambah lengkap facebook ini untuk ajang kenalannnyari jodoh,bahkan narsisme?hehe. Seperti layaknya kenalan, pertama kali kita kenal pasti seru. Kita bertukar pesan, foto, bahkan janjian untuk ketemuan. Karena itu, facebook merupakan faktor pendorong masyarakat untuk menggunakan internet.

Pengguna Facebook di Indonesia masih didominasi oleh kaum kelas menengah ke atas yang memiliki akses internet (yang masih tergolong mahal di Indonesia). Kebanyakan mereka adalah pelajar, mahasiswa, dosen, pekerja, politisi serta beberapa tokoh-tokoh nasional.
Demam Facebook adalah kelanjutan dari keberhasilan situs komunitas Friendster yang berhasil menjaring 12 juta “registered users” atau sekitar 60% pengguna internet di Indonesia (Friendster.com; Juli 2008). Bahkan banyak pengguna Friendster yang melakukan migrasi ke Facebook karena layanan yang diberikan lebih lengkap dan mengikuti selera masyarakat. Facebook memiliki sederet fitur yang memungkinkan penggunanya berinteraksi langsung, seperti chatting, tag foto, blog, game, dan update status ”what are you doing now” yang dinilai lebih keren dari Friendster.

Apa Manfaat Face book dalam kehidupan sosial??....

Facebook memiliki manfaat yang berbeda,bagai dua sisi cermin,ada manfaat yang positif namun juga ada dampak negatif yang di dapat bagi kehidupan sosial dalam masyarakat
Facebook dari sisi positif .
Contoh yang paling nyata adalah dalam hal silaturahim – yang dalam islam justru memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi di sisi Allah SWT. Dengan memanfaatkan medium internet yang tidak kenal batasan waktu dan geografis, seorang dapat menjadi pengguna facebook memiliki kesempatan untuk berkomunikasi dengan orang lain,teman lama,mantan pacar,bahkan saudara jauh. baik itu melalui fitur Update Status, Online Chat maupun Message. Jika komunikasi itu dilakukan untuk sesuatu yang bermanfaat dan tidak berdampak negatif seperti penyebaran foto porno atau adegan vidio mesum, maka kenapa tidak. Misalnya; seorang adik di Palembang yang menggunakan facebook untuk menanyakan kabar kakaknya di Jakarta, seorang mahasiswa di Jogja yang meng-upload gambar desain lukisan karyanya agar bisa dikomentari dan ditanggapi oleh semua temannya dari seluruh dunia, mahasiswa komunikasi yang ingin mengadakan penelitian komunikasi melalui facebook,dst.

Namun di sisi lain face book juga memiliki dampak negatif dalam kehidupan masyarakat sosial. Tiga hari yang lalu saya jalan di amplaz. Layaknya masyarakat kota yang suka jalan-jalan buat cari hal baru,sekalian cuci mata.Sebenarnya lucu juga kalau kita lirik kanan kiri. Orang-orang pada nongkrong di kursi istirahat ada yang ngobrol serius, ada yang arisan, ada yg cekakakan. Bermacam gaya deh...Sambil berbincang dengan teman lama, saya memperhatikan banyak orang yang berfoto-foto. Sambil bisik-bisik saya bilang, "Itu foto bukan cuma sekedar buat kenangan atau dokumentasi. Pasti mau dimasukin facebook." Ternyata itu memang benar terjadi. Semalam saat saya menghadiri perkawinan teman, foto-foto teman-temanpun segera tersebar luas di facebook.Kembali ke acara jalan-jalan saya di mall, di sudut yang lain banyak kaum penyendiri yang sedang sibuk dengan notebooknya. Tanpa mau diganggu dia sibuk dengan dunianya sendiri. Walau saya tidak tahu mereka sedang mengerjakan apa, tapi saya yakin lebih banyak yang berselancar di facebook. Urutan nomer dua adalah presentasi kerjaan atau sekedar lihat-lihat file kerjaan. Sekarang ini jika diperhatikan, kehidupan sosial perkotaan sudah terdorong menjadi invisible community. Dunia maya di jejaring sosial seperti facebook memang dahsyat. Keakraban semu sudah menjadi keniscayaan. Jika memang persahabatan dengan jarak jauh antar negara, pulau, ataupun kota maka tentunya hal itu sangat membantu. Tapi jika satu kantor, atau satu rumah, tapi saling menyapa dengan facebook rasanya agak aneh. Aneh tapi nyata..hehe Keanehan yang menjadi fenomenal inipun telah disadari oleh banyak pihak.
Di Amerika yang rakyatnya telah melek internet ternyata dipimpin oleh presiden yg berhasil mendayagunakan internet untuk kepentingan kampanyenya. Di Indonesia beberapa hari yang lalu JK mengundang beberapa blogger utk bertemu di Kafe Pisa Mahakam. Beliau sendiri mengatakan facebook telah menjadi makanan sehari-hari cucunya dan menganggap penting internet secara keseluruhan. Akhirnya Bang Enda (Bapak Blogger Indonesia) diminta untuk mendampingi JK untuk melihat kampanye JK di Indonesia. Di facebook pun Bang Enda selalu melaporkan melalui statusnya apa yg sedangterjadi.

Mengapa facebook dan jejaring sosial yang lain menjadi sedemikian dahsyat?....

Jawabannya adalah karena media ini mampu menarik sisi peng-Aku-an. Orang merasa eksis jika dia diterima oleh komunitasnya. Dalam dunia facebook , orang merasa eksis jika dikomentari statusnya atau saat di sapa di dindingnya, atau memberi komentar-komentar lucu pada status teman.

Apakah ini era baru atau sekedar tren? ...

Saya pikir ini adalah era baru.Karena sudah jelas bahwa keakraban sosial kita pelan-pelan mulai memudar dengan kesibukan pekerjaan sehari-hari. Persaudaraan dan persahabatan adalah nilai yang tetap dimiliki manusia sampai kapanpun. Tapi bentuknya menjadi bentuk yang maya.
Pertanyaan penting selanjutnya adalah apakah internet itu media atau kehidupan itu sendiri?....
Saya pikir saat Bill Gates mempunyai ide utk setiap rumah memiliki komputer pribadi, dia pasti berpikir bahwa itu adalah media atau alat semata. Saya punya keyakinan bahwa Gates sendiri tidak mengira bahwa internet telah melampaui porsinya sebagai media. Dia tidak hanya lagi sebagai media tapi dia telah menjadi kehidupan itu sendiri. Kehidupan sosial kita adalah dunia maya. Contoh kecil,ketika ada rapat RT untuk membahas masalah sampah yang tidak diambil tukang sampah, PBB yg belum dibagi oleh Pak RT ke warganya, arisan kampung, kerja bakti tiap minggu kedua satu kelurahan, sampai ngerasani (ngomongin) tetangga yang punya teve baru, suami tetangga yang suka pulang malam, atau tetangga yang mendadak kaya, adalah hal-hal yang sudah ataupun kelak akan diberitakan melalui facebook dan sejenisnya.
Dan pertanyaan yang harus di jawab oleh diri kita masing-masing...
Sudah siapkah kita dengan dunia yang baru?

Facebook juga memiliki dampak psikologis dalam kehidupan masyarakat.........
Beberapa waktu lalu muncul laporan mengenai tanda-tanda orang kecanduan Facebook atau situs jejaring sosial lainnya, misalnya Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman. Anda juga rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.
Laporan terbaru dari The Daily Mail menyebutkan, kecanduan situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental. Hal ini memangbertolak belakang dengan tujuan dibentuknya situs-situs jejaring sosial, di mana pengguna diiming-imingi untuk dapat menemukan teman lama atau memberi respon dan komentar dari teman baru. Suatu hubungan mulai menjadi kering ketika para individunya tak lagi menghadiri social gathering, menghindari pertemuan dengan teman-teman atau keluarga, dan lebih memilih berlama-lama menatap komputer (atau ponsel). Ketika akhirnya berinteraksi dengan rekan-rekan, mereka menjadi gelisah karena "berpisah" dari komputernya.Seseorang yang teman-teman utamanya adalah orang asing yang baru ditemui di Facebook akan menemui kesulitan dalam berkomunikasi secara face-to-face. Perilaku ini dapat meningkatkan risiko kesehatan yang serius, seperti
kanker,stroke,penyakit jantung,dan dementia (kepikunan),
menurut Dr Aric Sigman dalam The Biologist, jurnal yang dirilis oleh The Institute of Biology.Pertemuan secara face-to-face memiliki pengaruh pada tubuh yang tidak terlihat ketika mengirim e-mail. Level hormon seperti oxytocin yang mendorong orang untuk berpelukan atau saling berinteraksi berubah, tergantung dekat atau tidaknya para pengguna. Beberapa gen, termasuk gen yang berhubungan dengan sistem kekebalan dan respons terhadap stres, beraksi secara berbeda, tergantung pada seberapa sering interaksi sosial yang dilakukan seseorang dengan yang lain.Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, Anda dapat mengalami cidera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer. Jika pada malam hari Anda masih sibuk mengomentari status teman Anda, Anda juga kekurangan waktu tidur. Kehilangan waktu tidur dalam waktu lama dapat menyebabkan kantuk berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan depresi dari sistem kekebalan. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer juga akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkanobesitas.Tidak heran jika Dr Sigman mengkhawatirkan arah dari masalah ini. "Situs jejaring sosial seharusnya dapat menjadi bumbu dari kehidupan sosial kita, namun yang kami temukan sangat berbeda. Kenyataannya situs-situs tersebut tidak menjadi alat yang dapat meningkatkan kualitas hidup, melainkan alat yang membuat kita salah arah.Namun, bila aktivitas Facebook Anda masih sekadar sign in, mengonfirmasi friend requests, lalu sign out, tampaknya Anda tak perlu khawatir bakal terkena risiko kanker, stroke, bahkan menderita pikun..
Continue Reading...
 

Blogroll

Site Info

Text

The Journal Magz Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template